Bangun Teleskop Raksasa Pemburu Alien, China Relokasi 9.110 Orang

Rabu, 17 Februari 2016 - 08:24 WIB
Bangun Teleskop Raksasa...
Bangun Teleskop Raksasa Pemburu Alien, China Relokasi 9.110 Orang
A A A
GUIZHOU - Pihak berwenang China akan merelokasi sekitar 9.110 orang di sebuah wilayah di Provinsi Guizhou, karena akan dibangun teleskop radio raksasa untuk memburu alien dan objek asing lain.

Ribuan warga yang hendak direlokasi itu, merupakan warga yang tinggal di zona lima kilometer di sekeliling lokasi pembangunan teleskop.

Li Yuecheng, seorang pejabat tinggi daerah setempat, mengkonfirmasi rencana proyek teleskop raksasa itu kepada Xinhua. ”Itu diperlukan untuk menciptakan lingkungan gelombang elektromagnetik suara di sekitar perangkat,” katanya. Proyek itu berdampak pada warga empat desa di Pingtang dan Luodian.

Warga yang direlokasi masing-masing akan menerima kompensasi sekitar 12 ribu yuan. Sedangkan etnis minoritas yang juga terkena dampak proyek teleskop juga diberi dukungan akomodasi tambahan dari komite etnis dan agama setempat.

Teleskop raksasa itu dikenal sebagai Aperture Spherical Telescope atau FAST. Itu akan jadi teleskop terbesar di seluruh dunia. Diameternya mencapai 500 meter dan akan jauh lebih besar dari teleskop radio Arecibo Observatory di Puerto Rico yang saat ini dinobatkan sebagai teleskop terbesar di dunia.

FAST diklaim tidak hanya akan bekerja luar biasa, tapi juga sangat sensitif dan kuat. ”Dengan sinyal yang lebih besar dan fleksibilitas, FAST akan dapat memindai langit dua kali lebih kuat dari Arecibo (Observatory di Puerto Rico), dengan sensitivitas tiga sampai lima kali lebih tinggi,” ujar Li Di, seorang ilmuwan dari Observatorium Astronomi Nasional kepada China Daily, yang dilansir Rabu (17/2/2016).

FAST telah dibangun sejak 2011 dan telah menerima biaya dari pemerintah pusat China sekitar 1,2 miliar yuan. China telah berambisi mengeksplorasi ruang angkasa, di mana pada 2020, negara itu ingin meluncurkan misi berawak ke bulan.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
26 menit yang lalu
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
1 jam yang lalu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
3 jam yang lalu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
4 jam yang lalu
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved