Indonesia dan Thailand Sepakat Tumpas Kejahatan Lintas Batas
Kamis, 11 Februari 2016 - 17:37 WIB
Indonesia dan Thailand Sepakat Tumpas Kejahatan Lintas Batas
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Thailand sepakat untuk meningkatkan kerjasama menanggulangi kejahatan lintas batas.
Kesepakatan itu tercapai saat Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia; Retno Marsudi dan Menlu Thailand; Don Pramudwinai, melakukan pertemuan di Jakarta, Kamis (11/2/2016).
”Kami sepakat untuk meningkatkan kerjasama,” kata Menlu Retno dalam pernyataan bersama dengan Menlu Pramudwinai.
Peningkatan kerjasama itu, ujar Retno, akan meliputi beberapa aspek. Di antaranya, soal pemberantasan terorisme, ekstremisme, penyelundupan narkotika serta masalah imigran gelap.
Selain sepakat menumpas kejahatan lintas batas, kedua Menlu itu juga membahas soal peningkatan kerjasama di bidang ekonomi dan pariwisata.
Nilai perdagangan dan ekonomi kedua negara saat ini menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Salah satu penyebabnya adalah goyahnya ekonomi global.
Menlu Retno juga secara resmi mengundang Pemerintah Thailand untuk menghadiri pertemuan luar biasa OKI untuk membahas masalah Palestina dan krisis Yerusalem yang akan digelar di Jakarta. Thailand merupakan negara peninjau dalam konferensi OKI.
Kesepakatan itu tercapai saat Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia; Retno Marsudi dan Menlu Thailand; Don Pramudwinai, melakukan pertemuan di Jakarta, Kamis (11/2/2016).
”Kami sepakat untuk meningkatkan kerjasama,” kata Menlu Retno dalam pernyataan bersama dengan Menlu Pramudwinai.
Peningkatan kerjasama itu, ujar Retno, akan meliputi beberapa aspek. Di antaranya, soal pemberantasan terorisme, ekstremisme, penyelundupan narkotika serta masalah imigran gelap.
Selain sepakat menumpas kejahatan lintas batas, kedua Menlu itu juga membahas soal peningkatan kerjasama di bidang ekonomi dan pariwisata.
Nilai perdagangan dan ekonomi kedua negara saat ini menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Salah satu penyebabnya adalah goyahnya ekonomi global.
Menlu Retno juga secara resmi mengundang Pemerintah Thailand untuk menghadiri pertemuan luar biasa OKI untuk membahas masalah Palestina dan krisis Yerusalem yang akan digelar di Jakarta. Thailand merupakan negara peninjau dalam konferensi OKI.
(mas)