Pemerkosa Asal Suriah Kabur dari Bui & Kawin Lari dengan Sipir Wanita

Kamis, 11 Februari 2016 - 13:24 WIB
Pemerkosa Asal Suriah...
Pemerkosa Asal Suriah Kabur dari Bui & Kawin Lari dengan Sipir Wanita
A A A
BERN - Seorang imigran Suriah yang dipenjara di Swiss karena memperkosa pelajar sekolah telah melarikan diri dibantu sipir wanita. Imigran dan sipir itu meninggalkan Swiss untuk kawin lari.

Selama berada di penjara Swiss, imigran Suriah bernama Hassan Kiko, 27, menjalin hubungan asmara dengan sipir wanita bernama Angela Magdici, 32.

Menurut polisi setempat, Hassan Kiko yang tubuhnya bertato itu telah menghilang dari sebuah penjara di Swiss awal pekan ini.

Polisi kini merilis Angela, sipir wanita yang diyakini membebaskan imigran Suriah itu untuk kawin lari. Menurut laporan polisi, Angela membebaskan kekasihnya itu ketika para tahanan pria lainnya sedang tidur.

Pihak pengelola penjara mengaku tidak tahu jika hubungan Angela dan tahanan asal Suriah itu sudah begitu dekat.

Direktur penjara, Roland Zurkirchen, mengecam tindakan Angela. ”Sebagai pengawas, kita perlu menjaga hubungan profesional, tapi kadang-kadang perlu untuk berbicara dengan narapidana,” katanya.

Ini adalah bagian dari membangun hubungan profesional dan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Tapi supervisor juga harus menjaga jarak yang tepat, yang dalam hal ini seharusnya tidak terjadi,” lanjut Roland, seperti dikutip dariThe Sun, Kamis (11/2/2016).

Hassan Kiko sedianya sedang menjalani hukuman tiga tahun penjara karena memperkosa seorang gadis pelajar berusia 15 tahun. Setelah dibantu melarikan diri dari penjara Limmattal, Hassan dan Angela diyakini sudah meninggalkan Swiss.

Pasangan itu yang kini jadi buron kepolisian Swiss diduga melarikan diri ke Italia dengan mobil BMW X1 warna hitam.

Hassan diberi suaka di Swiss pada tahun 2010. Dia mengaku telah melarikan diri Suriah setelah dipenjara oleh rezim Presiden Bashar Al-Assad.
(mas)
Berita Terkait
Assad Dituduh Gunakan...
Assad Dituduh Gunakan Bahan Medis dari Swiss untuk Buat Senjata Kimia
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Swiss Usulkan Denda...
Swiss Usulkan Denda Rp15 Juta Bagi Pelanggar Larangan Burqa
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
23 menit yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
46 menit yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
1 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
1 jam yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
2 jam yang lalu
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
2 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved