Rusia Kembali Ajukan Proposal ke AS Soal Kerjasama di Suriah
Rabu, 10 Februari 2016 - 11:45 WIB
Rusia Kembali Ajukan Proposal ke AS Soal Kerjasama di Suriah
A
A
A
MOSKOW - Rusia kembali mengajukan proposal, yang berisi langkah-langkah kerjasama dengan Amerika Serikat (AS) dalam menyelesaikan konflik di Suriah. Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.
"Rusia telah mengusulkan rencana kongkret kepada AS untuk mengatasi krisis Suriah. Saat ini Washington tengah mempelajari proposal yang kami ajukan," ucap Lavrov, seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (10/2).
Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, proposal-proposal yang diajukan Rusia selalu mendapat penolakan dari AS. Salah satu diantaranya mengenai pembentukan koalisi global, dengan Suriah dan Iran masuk didalamnya. Proposal ini ditolak karena AS enggan bekerjasama dengan rezim Bashar al-Assad.
Sementara itu, pada saat yang sama, Menteri Luar Negeri AS John Kerry juga membuat pernyataan. Ia mendesak Rusia untuk membantu tercapainya kesepakatan gencatan senjata di Suriah.
Kerry menuturkan langkah yang bisa dilakukan Rusia untuk membantu tercapainya gencatan senjata tersebut adalah menghentikan serangan udara di Allepo. Sebab, menurut Kerry operasi yang dilancarakan Rusia di Allepo membuat situasi di Suriah semakin rumit.
"Kegiatan Rusia di Aleppo dan di sejumlah wilayah lainnya menciptakan situasi yang lebih sulit untuk bisa membawa semua pihak duduk satu meja, dan mengadakan sebuah negosiasi yang serius," ungkap Kerry.
"Rusia telah mengusulkan rencana kongkret kepada AS untuk mengatasi krisis Suriah. Saat ini Washington tengah mempelajari proposal yang kami ajukan," ucap Lavrov, seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (10/2).
Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, proposal-proposal yang diajukan Rusia selalu mendapat penolakan dari AS. Salah satu diantaranya mengenai pembentukan koalisi global, dengan Suriah dan Iran masuk didalamnya. Proposal ini ditolak karena AS enggan bekerjasama dengan rezim Bashar al-Assad.
Sementara itu, pada saat yang sama, Menteri Luar Negeri AS John Kerry juga membuat pernyataan. Ia mendesak Rusia untuk membantu tercapainya kesepakatan gencatan senjata di Suriah.
Kerry menuturkan langkah yang bisa dilakukan Rusia untuk membantu tercapainya gencatan senjata tersebut adalah menghentikan serangan udara di Allepo. Sebab, menurut Kerry operasi yang dilancarakan Rusia di Allepo membuat situasi di Suriah semakin rumit.
"Kegiatan Rusia di Aleppo dan di sejumlah wilayah lainnya menciptakan situasi yang lebih sulit untuk bisa membawa semua pihak duduk satu meja, dan mengadakan sebuah negosiasi yang serius," ungkap Kerry.
(esn)