Lantunan Alquran soal Toleransi Sambut Kunjungan Obama ke Masjid

Kamis, 04 Februari 2016 - 08:29 WIB
Lantunan Alquran soal...
Lantunan Alquran soal Toleransi Sambut Kunjungan Obama ke Masjid
A A A
BALTIMORE - Presiden Amerika Serikat (AS); Barack Obama, untuk pertama kalinya mengunjungi sebuah masjid di Baltimore pada Rabu waktu setempat. Warga Muslim menyambutnya dengan lantunan ayat Alquran soal toleransi.

Obama menghormati aturan masuk masjid dengan melepas sepatu. Sejumlah Muslimah berjilbab menyambut kunjungan sang presiden. Dalam kunjungannya, Obama membela komunitas Muslim dengan menegaskan bahwa serangan terhadap Islam berarti serangan terhadap semua agama.

Obama menolak penggambaran teroris yang disandarkan pada warga Muslim. Dia menoba menghilangkan ketakutan warga AS terhadap penggambaran semacama itu yang telah disuarakan para kandidat calon presiden dari Partai Republik.

Kita harus memahami bahwa serangan terhadap satu keyakinan adalah serangan terhadap semua agama kami,” katanya di sebuah masjid di Baltimore, seperti dikutip Reuters, Kamis (4/2/2016).

(Baca: Naik Helikopter, Obama Pertama Kali Kunjungi Masjid AS)

Baltimore di masa lalu telah menerima ancaman dua kali, salah satunya ditargetkan terhadap kelompok agama tertentu.”Ketika kelompok agama ditargetkan, kita semua memiliki tanggung jawab untuk berbicara,” ucap Obama.

Kunjungan bersejarah Obama itu, dianggap pihak Gedung Putih sebagai perlawanan terhadap retorika anti-Muslim yang pernah disuarakan kandidat capres AS dari Partai Republik, Donald Trump. Miliarder AS itu pernah menyerukan pelarangan umat Islam asing untuk memasuki wilayah AS. Seruan itu muncul setelah penembakan massal oleh warga Muslim di California yang menewaskan 14 orang pada Desember 2015 lalu.

Pikirkan gereja Anda sendiri atau sinagog atau kuil, dan masjid seperti ini akan sangat akrab,” imbuh Obama yang menegaskan kebebasan beragama dijunjung tinggi di AS.

Obama yang seorang pemeluk agama Kristen menjelaskan sejarah singkat keberadaan komunitas Muslim di Amerika. Dia ingat dengan sosok Thomas Jefferson yang membela komunitas Muslim dengan berbicara tentang hak-hak warga AS soal kebebasan beragama.

Lawan Thomas Jefferson mencoba mengaduk berbagai hal untuk menunjukkan bahwa dia adalah seorang Muslim, jadi saya bukan yang pertama (mengalaminya),” kata Obama yang sudah lama dicurigai menjadi seorang Muslim, terutama sejak maju dalam Pemilu Presiden di masa lalu.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
15 menit yang lalu
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
56 menit yang lalu
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
1 jam yang lalu
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
2 jam yang lalu
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
2 jam yang lalu
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved