Untuk Pertama Kali Obama Akan Kunjungi Masjid di AS
Senin, 01 Februari 2016 - 15:33 WIB
Untuk Pertama Kali Obama Akan Kunjungi Masjid di AS
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dikabarkan akan melakukan kunjungan ke sebuah masjid di AS pada Rabu mendatang. Jika hal ini benar terjadi, maka ini akan menjadi kunjungan pertama ke masjid yang dilakukan Obama semenjak dirinya diangkat menjadi Presiden AS, satu dekade lalu.
Kunjungan ke masjid ini dimaksudkan untuk menangkal retorika anti-Muslim yang kerap diutarakan oleh politisi di AS, seperti Donald Trump, serta menyangkal gelombang serangan Islamofobia.
"Obama akan menegaskan kembali pentingnya tetap setia pada nilai-nilai inti kami, menyambut sesama warga Amerika, berbicara menentang kefanatikan, menolak ketidakpedulian, dan melindungi tradisi bangsa kita dari kebebasan beragama," kata Gedung Putin dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Senin (1/2).
Rencana kunjungan ke masjid ini sendiri disambut baik oleh Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR). Juru bicara CAIR, Ibrahim Hooper menuturkan rencana kunjungan Obama ini adalah sesuatu yang sudah lama diharapkan oleh pihaknya.
"Selama beberapa tahun, kami telah mendorong presiden untuk pergi ke sebuah masjid di Amerika. Dengan meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara kita, kami percaya bahwa itu akan mengirim pesan inklusi dan saling menghormati," ucap Hooper.
Kunjungan ke masjid ini dimaksudkan untuk menangkal retorika anti-Muslim yang kerap diutarakan oleh politisi di AS, seperti Donald Trump, serta menyangkal gelombang serangan Islamofobia.
"Obama akan menegaskan kembali pentingnya tetap setia pada nilai-nilai inti kami, menyambut sesama warga Amerika, berbicara menentang kefanatikan, menolak ketidakpedulian, dan melindungi tradisi bangsa kita dari kebebasan beragama," kata Gedung Putin dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Senin (1/2).
Rencana kunjungan ke masjid ini sendiri disambut baik oleh Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR). Juru bicara CAIR, Ibrahim Hooper menuturkan rencana kunjungan Obama ini adalah sesuatu yang sudah lama diharapkan oleh pihaknya.
"Selama beberapa tahun, kami telah mendorong presiden untuk pergi ke sebuah masjid di Amerika. Dengan meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara kita, kami percaya bahwa itu akan mengirim pesan inklusi dan saling menghormati," ucap Hooper.
(esn)