AS Ancam Aksi Militer jika Korut Nekat Uji Rudal Jarak Jauh

Sabtu, 30 Januari 2016 - 07:49 WIB
AS Ancam Aksi Militer...
AS Ancam Aksi Militer jika Korut Nekat Uji Rudal Jarak Jauh
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Presiden Barack Obama mengancam meluncurkan aksi militer terhadap Korea Utara (Korut) jika rezim Kim Jong-un nekat menguji coba rudal jarak jauh. Ancaman itu disampaikan anggota Kelompok Penasihat Perdagangan dan Pertahanan Amerika Serikat (AS), Lawrence Ward.

Jepang kemarin memerintahkan militernya untuk menembak jatuh setiap proyektil yang mengancam wilayahnya, setelah foto citra satelit menunjukkan bahwa Korut sedang mempersiapkan diri untuk uji coba peluncuran rudal jarak jauh.


Awal bulan ini, Pyongyang mengklaim berhasil menguji coba senjata nuklir jenis bom Hidrogen yang memicu kemarahan AS dengan menjatuhkan sanksi baru terhadap Korut. Korut menegaskan bom Hidrogen jika diluncurkan bisa memusnahkan seluruh wilayah AS.

Selain sanksi tambahan, mungkin ada tekanan bahwa Presiden (Obama) mengancam dengan respons militer (terhadap Korut),” kata Ward kepada Sputnik, yang dilansir Sabtu (30/1/2016). Ward mencatat bahwa AS dan masyarakat internasional akan bertindak cepat dalam memperketat sanksi terhadap Korut.

Uji coba peluncuran rudal jarak jauh Korut itu, kata Ward, bisa memaksa China untuk bereaksi terhadap rezim Pyongyang. Kelompok Penasihat Perdagangan dan Pertahanan AS didirikan oleh Kongres AS yang anggotanya terdiri dari ahli di sektor swasta yang ditunjuk oleh Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Politik-Militer. Kelompok ini rutin memberikan saran kepada Departemen Luar Negeri AS pada isu-isu perdagangan yang berhubungan dengan pertahanan internasional.


AS juga berniat menyebarkan sistem rudal pertahanan di Korea Selatan (Korsel). Menurut juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel, sistem rudal AS yang akan disebar bertujuan untuk meningkatkan keamanan Seoul dari ancaman yang kemungkinan muncul dari Korut.

”Pemerintah kami akan mempertimbangkan setiap langkah untuk mempersiapkan diri melawan ancaman rudal Korut. Jika pasukan AS dan Korsel menyebarkan THAAD (sistem rudal pertahanan), itu akan membantu keamanan nasional dan pertahanan kita," kata Kim Min-seok, sebagaimana dilaporkan kantor berita Yonhap, kemarin.

Rencana penyebaran rudal AS itu, kata Min-seok, sedang dibahas Korsel bersama pemerintah AS.
(mas)
Berita Terkait
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Korea Utara Marah Kapal...
Korea Utara Marah Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
3 jam yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
4 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
5 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
6 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
8 jam yang lalu
Infografis
Biden Izinkan Ukraina...
Biden Izinkan Ukraina Serang Rusia dengan Rudal Jarak Jauh AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved