Analis: Boikot Acara Debat, Popularitas Trump Tetap Teratas
Jum'at, 29 Januari 2016 - 18:47 WIB
Analis: Boikot Acara Debat, Popularitas Trump Tetap Teratas
A
A
A
WASHINGTON - Sejumlah analis memperkirakan, calon presiden asal Partai Republik, Donald Trump, akan tetap unggul dalam jajak pendapat, meski ia memboikot debat presiden di Iowa.
"Trump tidak akan 'terluka' oleh aksinya memboikot perdebatan, karena ia masih menjadi perhatian semua media. Justru dengan memboikot debat, hal itu membantunya menghindari sejumlah pertanyaan kritis," kata analis senior dari Brookings Institution, Darrell West, seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (29/1/2016).
"Jika ia muncul, ada kemungkinan akan banyak pertanyaan kritis baginya yang akan membuat ragu konstituen. Melewatkan perdebatan membantunya menghindari sorotan tanpa harus 'menderita' karena terjadi penurunan dalam liputan media. Semua media kini terfokus pada aksi boikotnya, tidak pada kebijakan atau kredibiltasnya atas jabatan Presiden," tambahnya.
Trump memutuskan untuk memboikot acara debat calon Presiden dari Partai Republik yang diadakan oleh Fox News di Iowa. Trump menolak kehadiran Megyn Kelly sebagai moderator karena sempat terlibat konfrontasi dengannya di masa lalu.
Alih-alih menghadiri debat capres, Trump malah memilih untuk melakukan kampanye di wilayah Des Moines. Dalam kampanye tersebut, Trump turut melakukan penggalangan dana untuk veteran perang AS.
"Trump tidak akan 'terluka' oleh aksinya memboikot perdebatan, karena ia masih menjadi perhatian semua media. Justru dengan memboikot debat, hal itu membantunya menghindari sejumlah pertanyaan kritis," kata analis senior dari Brookings Institution, Darrell West, seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (29/1/2016).
"Jika ia muncul, ada kemungkinan akan banyak pertanyaan kritis baginya yang akan membuat ragu konstituen. Melewatkan perdebatan membantunya menghindari sorotan tanpa harus 'menderita' karena terjadi penurunan dalam liputan media. Semua media kini terfokus pada aksi boikotnya, tidak pada kebijakan atau kredibiltasnya atas jabatan Presiden," tambahnya.
Trump memutuskan untuk memboikot acara debat calon Presiden dari Partai Republik yang diadakan oleh Fox News di Iowa. Trump menolak kehadiran Megyn Kelly sebagai moderator karena sempat terlibat konfrontasi dengannya di masa lalu.
Alih-alih menghadiri debat capres, Trump malah memilih untuk melakukan kampanye di wilayah Des Moines. Dalam kampanye tersebut, Trump turut melakukan penggalangan dana untuk veteran perang AS.
(ian)