Rusia Mulai Kerahkan Pasukan di Dekat Turki, Erdogan Panik

Sabtu, 23 Januari 2016 - 07:53 WIB
Rusia Mulai Kerahkan...
Rusia Mulai Kerahkan Pasukan di Dekat Turki, Erdogan Panik
A A A
ISTANBUL - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan panik dengan aksi Rusia yang mulai mengerahkan pasukannya di Suriah utara dekat perbatasan Turki. Presiden Erdogan mengatakan gerakan militer tersebut tidak akan ditoleransi.

Erdogan telah meningkatkan "alarm" terkait pergerakan militer Rusia itu. “Kami telah mengatakan ini dari awal; kami tidak akan mentoleransi formasi tersebut (di Suriah utara), di sepanjang daerah yang membentang dari perbatasan Irak hingga Mediterania, kata Erdogan kepada wartawan setelah salat Jumat di Istanbul.


Kelompok pemantau Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa Rusia telah mengirimkan sejumlah insinyur militer ke kota perbatasan Qamishli, Suriah, untuk memperkuat landasan pacu dan meningkatkan kapasitas bandara di sana.


Laporan penumpukan pasukan Rusia di dekat Turki itu muncul di tengah ketegangan antara Ankara dan Moskow setelah pesawat tempur F-16 Turki menembak jatuh pesawat jet pengebom Su-24 Rusia di perbatasan Suriah-Turki pada 24 November 2015 lalu.

Kami mempertahankan kepekaan kita pada masalah ini,” ujar Erdogan, mengutip laporan bahwa Rusia telah mengerahkan sekitar 200 tentaranya. Erdogan akan mengangkat isu ini dalam pembicaraannya dengan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, hari ini (23/1/2016).


Kota Qamishli terletak tepat di sebelah selatan dari kota perbatasan Nusaybin, Turki. Sumber pemerintah Turki, seperti dikutip Sputnik, memastikan bahwa Ankara memantau serius setiap gerakan militer asing.

Saya dapat mengatakan bahwa Turki mengamati dengan seksama setiap gerakan militer di perbatasan dan terutama perbatasan dengan Suriah," sumber Pemerintah Turki yang berbicara dengan syarat anonim itu.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, jauh hari sebelumnya menegaskan bahwa Moskow akan terus meningkatkan kehadiran militernya di Suriah, meski pesawat jet tempurnya sudah ditembak jatuh oleh Turki. ”Mereka berpikir bahwa kami akan mengubah ekor dan lari. Tidak, Rusia bukan negara seperti itu,” kata Putin bulan lalu.


Kami telah meningkatkan kehadiran kami di Suriah, telah meningkatkan jumlah pesawat tempur yang dikerahkan. Dulu tidak ada sistem pertahanan udara Rusia di sana, sekarang ada S-400,” ujar Putin. ”Jika sebelumnya, Turki telah terus-menerus melanggar wilayah udara Suriah, biarkan mereka mencobanya sekarang.
(mas)
Berita Terkait
Erdogan: Turki Akan...
Erdogan: Turki Akan Tetap di Suriah Hingga Rakyat Suriah Bebas
Suriah Bergejolak, Rusia...
Suriah Bergejolak, Rusia Nilai Hubungannya dengan Turki
Singkirkan Presiden...
Singkirkan Presiden Assad, Rusia-Turki-Iran akan Bentuk Pemerintahan Transisi
Erdogan Peringatkan...
Erdogan Peringatkan Operasi Baru di Suriah Jika Milisi Kurdi Tak Pergi
Turki Setuju Tarik Pasukan...
Turki Setuju Tarik Pasukan dari Suriah Jika Damaskus Ambil Langkah Politik
Serangan Rudal Hancurkan...
Serangan Rudal Hancurkan Pengilangan Minyak Suriah, 4 Orang Tewas
Berita Terkini
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
40 menit yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
6 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
7 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
8 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
9 jam yang lalu
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved