Eks Agen FSB Dibunuh Diduga karena Tuduh Putin Paedofil

Jum'at, 22 Januari 2016 - 10:37 WIB
Eks Agen FSB Dibunuh...
Eks Agen FSB Dibunuh Diduga karena Tuduh Putin Paedofil
A A A
LONDON - Presiden Rusia, Vladamir Putin, disalahkan atas kematian eks agen FSB, Alexander Litvinenko, yang disebut dibunuh dua mata-mata Rusia dengan racun polonium di sebuah hotel di London tahun 2006. Spekulasi liar pun bermunculan, yang salah satunya menyebut Litvinenko dibunuh karena diduga telah menuduh Putin seorang paedofil.

Spekulasi itu tidak sembarangan, sebab mengacu pada sebuah artikel tulisan Litvinenko, yang menyakitkan Kremlin. Litvinenko membangkang dari Kremlin dan bergabung dengan MI6 Inggris, sebelum akhirnya tewas akibat racun polonium-210 yang tercampur dalam the di cangkirnya.

Dia (Putin) adalah seorang paedofil dan gambar Presiden (Putin) mencium perut dari seorang anak kecil di dekat Kremlin adalah bukti,” bunyi artikel Litvinenko, yang dikutip Daily Mail, Jumat (22/1/2016).

Putin berlutut, membuka T-shirt anak itu dan mencium perutnya. Tidak ada yang bisa memahami mengapa Presiden Rusia melakukan hal yang aneh seperti mencium perut dari seorang anak kecil yang tidak dikenal,” lanjut tulisan Litvinenko.

Ketua penyelidikan kasus kematian Litvinenko, Sir Robert Owen, mengatakan dalam sebuah laporan utama, bahwa Putin “mungkin” memerintahkan pembunuhan Litvinenko atas motif serangan yang sangat pribadi.

Laporan penyelidikan yang sensasional itu telah memicu pertikaian diplomatik internasional antara Inggris dan Rusia. Perdana Menteri Inggris, David Cameron, dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, telah mengutuk pembunuhan “mengerikan” terhadap Litvinenko. Tapi, dia mengakui masih perlu bekerjasama dengan Rusia.
(mas)
Berita Terkait
Bos mata-mata Inggris:...
Bos mata-mata Inggris: Tentara Rusia menolak melaksanakan perintah di Ukraina
Warga Inggris Rela Bergabung...
Warga Inggris Rela Bergabung dengan Ukraina untuk Perang Lawan Invasi Rusia
Rusia Blokir 25 Juta...
Rusia Blokir 25 Juta Ton Jagung, Dubes Inggris Harap Misi Perdamaian Jokowi Sukses
Miris, Pemerintah Inggris...
Miris, Pemerintah Inggris Bikin Chelsea Makin Teriris
Pasukan Inggris Akan...
Pasukan Inggris Akan Tinggalkan Ukraina
Rusia Sanksi 25 Warga...
Rusia Sanksi 25 Warga Inggris
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
2 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
3 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
4 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
5 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
6 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved