Charlie Hebdo Pameran di Israel, Kartun Nabi Muhammad Disensor

Senin, 11 Januari 2016 - 13:51 WIB
Charlie Hebdo Pameran...
Charlie Hebdo Pameran di Israel, Kartun Nabi Muhammad Disensor
A A A
TEL AVIV - Dua kartun yang dibuat kartunis Israel untuk menggambarkan sosok Nabi Muhammad telah disensor dalam sebuah pameran majalah Charlie Hebdo di Israel. Pameran itu untuk menandai setahun pembantaian di kantor majalah satire Prancis tersebut.

Pameran digelar di kantor kebudayaan Prancis di Tel Aviv. Sensor atau penghapusan dua kartun itu dilakukan setelah ada kekhawatiran dari Kedutaaan Besar Prancis.

Namun, penyelenggara pameran membantah jika Pemerintah Prancis menganggu pameran dengan terlibat dalam sensor dua kartun itu.

Dua kartunis, Vladik Sandler dan Roy Friedler telah menyampaikan kartun mereka ke acara pameran bertajuk "Après Charlie" (Setelah Charlie) di Institut Kebudayaan Prancis di Tel Aviv. Acara ini merupakan penghargaan kepada 11 orang, termasuk lima kartunis, yang dibantai dua pria bersenjata tahun lalu karena Charlie Hebdo kerap menerbitkan kartun Nabi Muhammad.

Kartun karya Friedler yang disensor menampilkan sebuah stiker ditempatkan di atas gambar Nabi Muhammad. Kartun itu menceritakan bahwa kartunis yang tewas dibantai tiba di surga dan menemukan Nabi Muhammad di ruang tunggu.

Saya mengirim dua karikatur ke pameran (yang) menyentuh sejak serangan itu, (gambar Nabi) Muhammad tidak ditarik di acara (pameran) surat kabar,” tulis Sandler di halaman Facebook-nya, seperti dikutip IB Times, Senin (11/1/2016).


Yang sangat mengejutkan saya, ketika saya tiba di malam pembukaan pameran, saya menemukan bahwa setelah ada permintaan khusus dari Kedutaan Besar Prancis, salah satu karikatur saya telah dihapus,” lanjut dia.

Pihak Insititut Kebudayaan Prancis, melalui seorang juru bicara mengatakan bahwa kartun Sandler dipotong dari tampilannya karena pertimbangan ruang. Pihak Institut menolak berkomentar lebih lanjut.
(mas)
Berita Terkait
Pengadilan Eropa Dukung...
Pengadilan Eropa Dukung Gerakan Protes Pro-Palestina BDS
Prancis: Ada Konsekuensi...
Prancis: Ada Konsekuensi Serius Jika Israel Menganeksasi Tepi Barat
Ratusan Warga Berdemo...
Ratusan Warga Berdemo di Pusat Kota Paris Mendukung Palestina
Mengapa Prancis Membantu...
Mengapa Prancis Membantu Gaza meski Sekutu AS?
Penyandera di Prancis...
Penyandera di Prancis Ungkap Derita Palestina, Sebut Dirinya Mujahid
Bangsa Tak Tahu Terima...
Bangsa Tak Tahu Terima Kasih! Presiden Prancis Tuding Netanyahu Tidak Boleh Lupa kalau Israel Dibentuk PBB
Berita Terkini
Demi Keamanan Nasional,...
Demi Keamanan Nasional, Staf Kedubes AS di China Dilarang Berkencan dengan Penduduk Lokal
35 menit yang lalu
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Taiwan Lawan Tekanan...
Taiwan Lawan Tekanan China di PBB, Tegaskan Status sebagai Negara Berdaulat
2 jam yang lalu
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
7 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
10 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
10 jam yang lalu
Infografis
Qatar, UEA, dan Israel...
Qatar, UEA, dan Israel Gelar Latihan Militer Bersama
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved