Diperkosa & Dibuang ke Sumur, Siswi India Minta Pelaku Digantung
Senin, 11 Januari 2016 - 08:09 WIB
Diperkosa & Dibuang ke Sumur, Siswi India Minta Pelaku Digantung
A
A
A
NEW DELHI - Seorang siswi 15 tahun di India yang diperkosa, ditembak dua kali dan dibuang ke sumur tapi masih hidup minta agar para pelakunya digantung.
Korban yang dikenal sebagai Poonam diculik dan diperkosa kelompok pada Desember 2015. Salah satu pelaku menembak Poonam di bagian dada dari jarak dekat saat korban mencoba melarikan diri. Lantaran dikira korban sudah tewas, para pelaku membuang tubuh Poonam ke sumur yang dalamnya 30 kaki.
Hebatnya, Poonam masih bertahan hidup sampai akhirnya diselamatkan warga dan dibawa ke rumah sakit. Dia bahkan mengenali salah satu dari tiga pelaku. Kasus itu terjadi di Desa Tughalpur.
“Setelah dua minggu diperkosa berulang kali, pada satu malam mereka mengatakan bahwa mereka akan membiarkan saya pergi. Mereka menempatkan saya di dalam mobil dan melaju ke toko untuk membeli alkohol dan kemudian memarkir mobil di dekatnya,” kata Poonam.
”Mereka mengatakan kepada saya mereka akan membiarkan saya pergi, tapi saya mengambil beberapa langkah, mereka melepaskan dua tembakan. Peluru pertama menghantam tulang saya. Saya tidak merasakan apa-apa, tubuh saya hanya seperti mati rasa. Tapi setelah yang kedua saya pingsan,” ujarnya.
”Ketika saya sadar. Saya bisa melihat peluru di dada saya, jadi saya hanya menariknya keluar. Saya ingin pemerkosa digantung. Tidak ada yang harus lolos,” katanya, seperti dikutip IB Times, Senin (11/1/2016).
Dalam kondisi kritis setelah diselamatkan dari sebuah sumur, Poonam mampu memberitahu kepada polisi apa yang telah terjadi. Dia juga menyebutkan identitas salah satu pelakunya yang dia kenal.
Korban yang dikenal sebagai Poonam diculik dan diperkosa kelompok pada Desember 2015. Salah satu pelaku menembak Poonam di bagian dada dari jarak dekat saat korban mencoba melarikan diri. Lantaran dikira korban sudah tewas, para pelaku membuang tubuh Poonam ke sumur yang dalamnya 30 kaki.
Hebatnya, Poonam masih bertahan hidup sampai akhirnya diselamatkan warga dan dibawa ke rumah sakit. Dia bahkan mengenali salah satu dari tiga pelaku. Kasus itu terjadi di Desa Tughalpur.
“Setelah dua minggu diperkosa berulang kali, pada satu malam mereka mengatakan bahwa mereka akan membiarkan saya pergi. Mereka menempatkan saya di dalam mobil dan melaju ke toko untuk membeli alkohol dan kemudian memarkir mobil di dekatnya,” kata Poonam.
”Mereka mengatakan kepada saya mereka akan membiarkan saya pergi, tapi saya mengambil beberapa langkah, mereka melepaskan dua tembakan. Peluru pertama menghantam tulang saya. Saya tidak merasakan apa-apa, tubuh saya hanya seperti mati rasa. Tapi setelah yang kedua saya pingsan,” ujarnya.
”Ketika saya sadar. Saya bisa melihat peluru di dada saya, jadi saya hanya menariknya keluar. Saya ingin pemerkosa digantung. Tidak ada yang harus lolos,” katanya, seperti dikutip IB Times, Senin (11/1/2016).
Dalam kondisi kritis setelah diselamatkan dari sebuah sumur, Poonam mampu memberitahu kepada polisi apa yang telah terjadi. Dia juga menyebutkan identitas salah satu pelakunya yang dia kenal.
(mas)