Sekilas Rentetan 'Perang Dingin' Iran dan Saudi

Selasa, 05 Januari 2016 - 10:19 WIB
Sekilas Rentetan Perang...
Sekilas Rentetan 'Perang Dingin' Iran dan Saudi
A A A
RIYADH - Ketegangan antara Iran dan Arab Saudi telah berkobar lagi setelah otoritas Saudi mengeksekusi ulama Syiah, Nimr Al-Nimr. Sebelum ketegangan yang berbuntut pemutusan hubungan diplomatik, ada rentetan ketegangan kedua negara yang terlibat “perang dingin” dalam waktu yang lama.

Menurut laporan IB Times, Iran dan Saudi telah terkunci dalam “perang dingin” Timur Tengah selama lebih dari 30 tahun.

Saudi yang dianggap mewakili kaum Sunni tercatat memiliki hubungan dekat dengan Barat. Sedangkan Iran yang dianggap mewakili kaum Syiah resmi menyatakan anti-Barat setelah Revolusi Islam pecah di Teheran tahun 1979.


Kedua negara itu telah bersaing untuk menegaskan ideologi agama dan politik mereka di Timur Tengah. Arab Saudi telah mendukung pasukan pemberontak yang ingin menggulingkan rezim Presiden Bashar Al-Assad dalam konflik Suriah. Sedangkan Iran berdiri mendukung rezim Assad.

Iran dan Saudi juga terlibat ketegangan dalam konflik Yaman. Saudi mendukung pemerintah Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi yang nyaris digulingkan pemberontak Houthi. Sedangkan Iran, dianggap mendukung pemberontak Houthi dengan menentang agresi Saudi dan koalisinya di Yaman.

Iran juga kerap menuduh Saudi hanya mewakili kepentingan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah. Sedangkan Saudi menuduh Iran menggunakan pengaruhnya di Teluk Persia dan menciptakan persenjataan nuklir yang dikhawatirkan mengacaukan Timur Tengah.

Ketegangan kedua negara tersebut juga sempat memanas ketika terjadi insiden haji di Mina. Dalam insiden itu, Iran menyalahkan Saudi setelah banyak jamaah haji, terutama dari Iran meninggal akibat terinjak-injak dalam perjalanan melontar jumrah.
(mas)
Berita Terkait
Iran dan Arab Saudi...
Iran dan Arab Saudi Akan Bangun Kembali Hubungan Diplomatik
Arab Saudi-Iran Setuju...
Arab Saudi-Iran Setuju Lanjutkan Pembicaraan Normalisasi
Delegasi Iran Tiba di...
Delegasi Iran Tiba di Riyadh untuk Persiapkan Pembukaan Kembali Kedutaan
Pembicaraan Rekonsiliasi...
Pembicaraan Rekonsiliasi Iran-Saudi Siap ke Tingkat Lebih Tinggi
Panglima Militer Arab...
Panglima Militer Arab Saudi Berkunjung ke Iran, Ada Apa Gerangan?
Arab Saudi Resmi Akui...
Arab Saudi Resmi Akui Berunding dengan Iran, Hasil Masih Terlalu Dini
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
1 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
2 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
3 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
4 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
5 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved