AS Desak Pemimpin Timur Tengah Tenangkan Iran dan Saudi

Senin, 04 Januari 2016 - 08:27 WIB
AS Desak Pemimpin Timur...
AS Desak Pemimpin Timur Tengah Tenangkan Iran dan Saudi
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) telah merespons keputusan Arab Saudi yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran menyusul pembakaran dan penyerangan Kedubes Saudi di Teheran. AS juga mendesak pemimpin negara-negara kawasan Timur Tengah menenangkan kedua negara yang perselisihannya kian memanas tersebut.


Kami menyadari laporan bahwa Kerajaan Arab Saudi memerintahkan penutupan misi diplomatik Iran diKerajaan,” kata seorang pejabat pemerintahan Obama.


Kami percaya bahwa keterlibatan diplomatik dan pembicaraan langsung tetap penting dalam bekerja melewati perbedaan dan kami akan terus mendesak para pemimpin di seluruh wilayah (Timur Tengah) untuk mengambil langkah afirmatif guna meredam ketegangan,” lanjut pejabat Obama yang menolak diidentifikasi, seperti dikutip Reuters, Senin (4/1/2016).


(Baca: Memanas, Saudi Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran)


Memanasnya perselisihan Iran dan Saudi dipicu oleh eksekusi ulama Syiah Nimr Al-Nimr oleh aparat berwenang Saudi pada Sabtu pekan lalu. Nimr merupakan bagian dari 48 orang yang dieksekusi massal oleh otoritas Saudi yang sebagian besar dari mereka dituduh terlibat aksi terorisme. Eksekusi itu memicu kemarahan Iran, Irak, Libanon dan negara lain di Timur Tengah.

Beberapa negara Eropa seperti Inggris, Prancis dan Jerman juga mengecam eksekusi yang dilakukan Saudi. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al-Jubeir, mengatakan bahwa Riyadh telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran. Menlu Jubeir pun menuntut misi diplomatik Iran dan entitas terkait untuk hengkang dari Saudi dalam tempo 48 jam.

Jubeir mengatakan Riyadh tidak akan membiarkan Republik Islam Iran merusak keamanan kerajaan Saudi. Jubeir mengklaim serangan Kedubes Saudi di Teheran mirip dengan apa yang dia sebut sebagai serangan pada kedutaan asing di sana. Dia menuduh Iran menciptakan "sel teroris” di Arab Saudi.


Kerajaan (Saudi) mengingat realitas ini, mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Iran dan meminta delegasi misi diplomatik dari kedutaan, konsulat dan kantor yang berhubungan dengan itu hengkang dalam waktu 48 jam. Duta Besar (Iran) telah dipanggil untuk memberitahu mereka,” kata Jubeir.

(Baca juga: Kecewa dengan Iran, Saudi Luapkan Kejengkelan pada AS)

Para diplomat Saudi telah dievakuasi dari Teheran menyusul serangan dan pembakaran Kedubes Saudi di Teheran pada Sabtu malam lalu. Merekatelah tiba di Dubai dan telah melakukan perjalanan ke Arab Saudi.
(mas)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
Saudi Nilai Negara Teluk...
Saudi Nilai Negara Teluk Harus Dilibatkan Dalam Pembicaraan AS-Iran
Saudi dan AS Dorong...
Saudi dan AS Dorong Perpanjangan Embargo Senjata PBB pada Iran
AS Sita Persenjataan...
AS Sita Persenjataan Asal Iran Terkait Serangan ke Saudi
Bos CIA: AS Dibutakan...
Bos CIA: AS Dibutakan Kesepakatan Arab Saudi dan Iran
Berita Terkini
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
1 jam yang lalu
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
4 jam yang lalu
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
5 jam yang lalu
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
9 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
10 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
11 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved