Eropa Waswas Teror Bom Selama Perayaan Tahun Baru 2016

Selasa, 29 Desember 2015 - 13:26 WIB
Eropa Waswas Teror Bom...
Eropa Waswas Teror Bom Selama Perayaan Tahun Baru 2016
A A A
WINA - Sejumlah negara di Eropa mengeluarkan status siaga menjelang perayaan Tahun Baru 2016. Negara-negara di Eropa waswas terhadap teror bom atau penembakan setelah enam Minggu Kota Paris dilanda rentetan serangan mengerikan yang menewaskan 130 orang.


Austria misalnya, telah memperingatkan potensi teror bom selama pesta perayaan Tahun Baru 2016. ”Beberapa nama yang mungkin dari penyerang potensial disebutkan, yang diperiksa, dan diselidiki berdasarkan (pemeriksaan) sejauh ini tidak membuahkan hasil yang konkret,” kata Kepolisian Wina, dalam sebuah pernyataan, Selasa (29/12/2015).


Pada hari-hari sebelum Natal, peringatan dikirim oleh layanan (intelijen) untuk berbagai Ibu Kota di Eropa, yang mengatakan bahwa hal itu bisa datang pada serangan yang melibatkan bahan peledak atau penembakan antara hari Natal dan Tahun Baru dalam ruang yang penuh sesak,” lanjut pernyataan polisi mengutip keterangan intelijen.


Polisi meminta warga Austria untuk memahami tentang perlunya kontrol keamanan yang lebih ketat. Kontrol keamanan itu akan meliputi pengawasan di ruang yang penuh sesak, terutama di sebuah acara-acara yang ramai.”Serta pemeriksaan identitas secara intensif dan kewaspadaan yang lebih tinggi untuk benda yang bisa membawa bahan peledak seperti tas atau frame sepeda’,” lanjut pernyataan polisi, seperti dikutip Reuters.


Jerman juga memberlakukan hal serupa. Namun, pihak Kementerian Dalam Negeri Jerman menolak mengomentari situasi keamanan di negara itu. ”Jerman masih di garis pembidikan terorisjihadis',” kata pihak kementerian itu, melalui seorang juru bicara. Aparat keamanan Jerman telah memantau situasi untuk menjalankan langkah-langkah keamanan yang diperlukan menyusul serangan mengerikan di Paris.


Hal yangberbeda terjadi di London, di mana para pejabat Inggris menyerukan warga untuk merayakan Tahun Baru seperti biasa.
Kami tidak harus menjadikan ancaman terorisme untuk menakut-nakuti kami semua dengan mengubah kehidupan normal kami. Kami perlu untuk terus dengan perayaan kami,” kata Keith Vaz, politikus ternama di parlemen Inggris.


Mengingat iklim saat ini, tentu saja kita harus ekstra waspada dan terus melindungi diri dengan baik, tetapi jika kita memberikan rasa takut, maka mereka (teroris) akan menang,” katanya lagi.
(mas)
Berita Terkait
Uji Coba Jelang Piala...
Uji Coba Jelang Piala Eropa 2020: Inggris Gebuk Austria, Jerman Diimbangi Denmark
5 Negara yang Setuju...
5 Negara yang Setuju Menambah Sanksi untuk Rusia
Rusia Tolak Pesawat...
Rusia Tolak Pesawat Austria Terbang ke Moskow Melewati Belarusia
Diremehkan Gabung Uni...
Diremehkan Gabung Uni Eropa, Ukraina Marah pada Austria
35 Tahun Lalu, Runtuhnya...
35 Tahun Lalu, Runtuhnya Tembok Berlin
Distribusi Bantuan Dianggap...
Distribusi Bantuan Dianggap Tak Adil, Puluhan Ribu Warga Jerman Turun ke Jalan
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
33 menit yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
1 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
2 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
3 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
5 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved