Diduga Lakukan Aksi Spionase, China Tangkap WN Jepang
Sabtu, 26 Desember 2015 - 17:18 WIB
Diduga Lakukan Aksi Spionase, China Tangkap WN Jepang
A
A
A
TOKYO - Pemerintah Jepang menyatakan, pihak berwenang China telah menangkap seorang warganya dengan tuduhan mata-mata. Dengan demikian, sudah 4 warga negara Jepang yang ditahan oleh pemerintah China dengan tuduhan mata-mata.
Terkait hal ini, juru bicara Pemerintah Jepang, Yoshihide Suga menegaskan, selama ini Jepang tidak pernah melakukan praktek spionase terhadap negara-negara tertentu.
"Jepang tidak terlibat dalam aksi seperti itu (mata-mata) di setiap negara," tegas Suga kepada wartawan tanpa memberikan penjelasaan lebih lanjut, seperti dikutip dari France24, Sabtu (26/12/2015).
Suga lantas mengungkapkan, sejumlah WN Jepang yang ditangkap oleh China dengan tuduhan spionase. Dikatakannya, pada bulan November lalu seorang wanita Jepang secara resmi ditangkap. Padahal yang bersangkutan telah ditahan di Shanghai sejak bulan Juni lalu.
Dia juga mengatakan seorang pria asal Jepang telah berada di bawah tahanan krimininal, setelah ditahan di Beijing pada bulan Juni. Sedangkan pada bulan September, China mengatakan telah menangkap dua orang warga Jepang karena dicurigai mata-mata.
Rangkaian penangkapan dan penahanan terhadap 4 orang warga Jepang dengan tuduhan spionase ini dikhawatirkan bisa merusak hubungan yang sudah tegang diantara kedua negara.
Terkait hal ini, juru bicara Pemerintah Jepang, Yoshihide Suga menegaskan, selama ini Jepang tidak pernah melakukan praktek spionase terhadap negara-negara tertentu.
"Jepang tidak terlibat dalam aksi seperti itu (mata-mata) di setiap negara," tegas Suga kepada wartawan tanpa memberikan penjelasaan lebih lanjut, seperti dikutip dari France24, Sabtu (26/12/2015).
Suga lantas mengungkapkan, sejumlah WN Jepang yang ditangkap oleh China dengan tuduhan spionase. Dikatakannya, pada bulan November lalu seorang wanita Jepang secara resmi ditangkap. Padahal yang bersangkutan telah ditahan di Shanghai sejak bulan Juni lalu.
Dia juga mengatakan seorang pria asal Jepang telah berada di bawah tahanan krimininal, setelah ditahan di Beijing pada bulan Juni. Sedangkan pada bulan September, China mengatakan telah menangkap dua orang warga Jepang karena dicurigai mata-mata.
Rangkaian penangkapan dan penahanan terhadap 4 orang warga Jepang dengan tuduhan spionase ini dikhawatirkan bisa merusak hubungan yang sudah tegang diantara kedua negara.
(ian)