China Bilang Su-24 Ditembak, Misi Dunia Tumpas Teroris Dirongrong

Selasa, 22 Desember 2015 - 16:58 WIB
China Bilang Su-24 Ditembak,...
China Bilang Su-24 Ditembak, Misi Dunia Tumpas Teroris Dirongrong
A A A
BEIJING - Tindakan Turki menembak jatuh pesawat jet pembom Su-24 Rusia di perbatasan Suriah-Turki beberapa waktu lalu telah merongrong misi dunia untuk menumpas teroris. Demikian penilaian Pemerintah China yang disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hong Lei, Selasa (22/12/2015).


Kami telah mengambil catatan bahwa pesawat Rusia jatuh itu memenuhi misi. Itu jatuh ketika menghancurkan sasaran teroris di wilayah Suriah,” kata Hong Lei, seperti dikutip Xinhua. Akhir bulan lalu, China mengatakan jatuhnya pesawat jet pembom Rusia akibat ditembak pesawat tempur F-16 Turki perlu diklarifikasi lebih lanjut.

China sangat prihatin tentang masalah ini,” ujar Hong Lei. “China mendukung semua upaya anti-terorisme,” lanjut Hong Lei yang menegaskan bahwa China ingin berkomunikasi bersama mereka yang terlibat dalam insiden pesawat Su-24.


Pekan lalu, Moskow mulai menganalisis perekam dalam kotak hitam pesawat Su-24 yang ditembak jatuh. Data kotak hitam itu dibuka langsung di depan para ahli internasional dan wartawan saat konferensi pers.


Militer Rusia telah mengundang para ahli dari 14 negara yang bekerja pada kotak hitam. Namun, hanya ahli China dan Inggris yang sejauh ini setuju untuk ambil bagian dalam analisis itu. Hal itu disampaikan Letnan Jenderal Sergey Dronov, Wakil komandan Angkatan Udara dan Angkatan Ruang Angkasa Rusia.

Pada tanggal 24 November 2015, pesawat temur F-16 Turki menembakjatuh pesawat jet pembom Su-24 Rusia. Satu pilot tempur Rusia tewas ditembak pemberontak Suriah saat terjun payung sesaat setelah pesawat Su-24 ditembak jatuh oleh Turki. Turki berdalih, pesawat Su-24 melanggar wilayah udaranya dan menolak meminta maaf kepada Rusia.
(mas)
Berita Terkait
Erdogan Ungkap Tujuan...
Erdogan Ungkap Tujuan Terbaru Turki Gabung Blok Terbesar di Dunia
Deretan Negara dalam...
Deretan Negara dalam Satu Koalisi yang Tidak Akur, Terjebak dalam Perang Mematikan
Turki Berunding dengan...
Turki Berunding dengan Jerman, China, dan Rusia untuk Tes Vaksin
Turki Ingin Gabung BRICS,...
Turki Ingin Gabung BRICS, Rusia Menyambut Baik
Vaksin Sinovac China...
Vaksin Sinovac China Tiba di Turki
2 Pembangkit Listrik...
2 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Buatan Rusia di Turki, Wilayah Akkuyu dan Sinop
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
59 menit yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
1 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
2 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
3 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
5 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved