Turki Sebut Irak Merusak Perang Melawan ISIS

Sabtu, 19 Desember 2015 - 14:25 WIB
Turki Sebut Irak Merusak...
Turki Sebut Irak Merusak Perang Melawan ISIS
A A A
NEW YORK - Turki menyesali keputusan Irak yang mengadukan Ankara ke PBB terkait penyebaran pasukan di wilayah Mosul, Irak. Sikap Irak itu disebut Turki telah merusak perjuangan melawan ISIS.

Duta Besar Turki untuk PBB, Halit Cevik mengatakan, pengaduan terhadap penyebaran pasukan Turki telah keluar dari konteks. Pasalnya, pasukan yang dikirim untuk memberikan perlindungan kekuatan karena ancaman dari ISIS terus meningkat.

Cevik mengatakan, Ankara percaya telah mengambil langkah-langkah yang cukup untuk meredakan situasi sehingga bisa fokus dalam memerangi ISIS yang mencaplok sejumlah wilayah Irak dan Suriah.

"Dari awal kami mencoba untuk menyelesaikan masalah ini melalui saluran bilateral. Karena menyelesaikan permasalahan ini melalui berbagai platform internasional justru akan melemahkan solidaritas masyarakat internasional terhadap ISIS," kata Cevik dalam pertemuan di Dewan Keamanan PBB, dikutip dari Reuters, Sabtu (19/12/2015).

Cevik pun menegaskan jika negaranya tidak pernah memiliki dan tidak akan pernha memiliki kepentingan dalam melanggar kedaulatan Irak sebagai suatu negara yang merdeka.

Turki mengerahkan 150 tentara ke wilatah Mosul pada awal bulan ini. Mereka mengatakan bahwa pengerahan pasukan itu untuk melatih pasukan Kurdi. Namun, kebijakan Turki memantik amarah dari Irak dan meminta mereka untuk menarik seluruh pasukannya.
(ian)
Berita Terkait
Enam Tahun Pasca Serangan...
Enam Tahun Pasca Serangan ISIS, Nasib Kaum Yazidi Masih Belum Jelas
Irak Setop Tayangan...
Irak Setop Tayangan Prank Berbau Aksi Teror
Bom Sepeda Motor Tewaskan...
Bom Sepeda Motor Tewaskan 4 Orang di Irak, Diduga Dilakukan ISIS
ISIS Masih Kuat, NATO...
ISIS Masih Kuat, NATO akan Kirim 3.500 Pasukan Tambahan ke Irak
Warga Irak Sambut Paus...
Warga Irak Sambut Paus Fransiskus di Bekas Pertahanan ISIS
Turki Penjarakan Pengantin...
Turki Penjarakan Pengantin ISIS Pertama dari Australia
Berita Terkini
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
11 menit yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
1 jam yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
2 jam yang lalu
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
3 jam yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
4 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved