Sebanyak 20 Perempuan Menang Pemilu Bersejarah di Saudi

Senin, 14 Desember 2015 - 11:55 WIB
Sebanyak 20 Perempuan...
Sebanyak 20 Perempuan Menang Pemilu Bersejarah di Saudi
A A A
RIYADH - Sebanyak 20 perempuan telah memenangkan kursi di dewan kota di Arab Saudi dalam Pemilu bersejarah di kerajaan itu. Pemilu yang digelar hari Sabtu pekan lalu untuk pertama kalinya membolehkan para perempuan maju sebagai calon anggota parlemen.

Menurut hasil Pemilu yang dirilis Associated Press, Senin (14/12/2015) menunjukkan jumlah perempuan yang terpilih untuk duduk di kursi parlemen hanya di bawah satu persen dari sekitar 2.100 kursi dewan kota yang diperebutkan dalam Pemilu.

Pemilu bersejarah di Saudi mendapat sorotan media-media dunia setelah negara itu membuat aturan kontroversial yang dianggap mendeskriminasikan kaum perempuan. Aturan itu adalah larangan mengemudikan mobil untuk para perempuan.

Seorang perempuan Saudi yang untuk pertama kalinya memberikan suara dalam Pemilu kepada Gulf News, menyampaikan harapannya dalam Pemilu bersejarah ini. ”Saya sangat percaya pada pentingnya pemungutan suara untuk menjadi bagian dari perjalanan negara saya untuk memberdayakan perempuan dan meningkatkan status mereka. Jumlah pemilih yang baik dan pemungutan suara berjalan lancar,” katanya yang menolak diidentifikasi.

Meski Pemilu parlemen kota itu memberikan kesempatan bagi para perempuan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, namun suara para perwakilan perempuan itu tidak memiliki kuasa atas parlemen nasional.

Salma binti Hazab al-Otaibi, yang memenangkan kursi di Distrik Madrika, Mekah, dielu-elukan sebagai wanita pertama sebagai anggota dewan di Arab Saudi. Huda al-Jeraisy, seorang putri dari mantan kepala kamar dagang di Saudi juga terpilih sebagai anggota parlemen di Kota Riyadh.

Kebijakan Saudi yang membolehkan para perempuan menjadi calon anggota parlemen ternyata keputusan Almarhum Raja Abdullah (Raja Saudi sebelum Raja Salman bin Abdulaziz). Raja Abdullah semasa hidup pernah mengumumkan bahwa perempuan akan memilih dan dipilih dalam Pemilu Saudi tahun 2015.
(mas)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Anak Muda Saudi Ini...
Anak Muda Saudi Ini Ubah Gurun Pasir Jadi Ladang Pertanian yang Menarik Wisatawan Asing
3 Alasan PM Netanyahu...
3 Alasan PM Netanyahu Meminta Raja Salman Mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi
Arab Saudi Bertambah...
Arab Saudi Bertambah Kaya Raya, Ternyata Ini 3 Penyebabnya
Berita Terkini
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
19 menit yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
54 menit yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
1 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
3 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved