Afghanistan: Pemimpin Taliban Mullah Mansour Tewas
Jum'at, 04 Desember 2015 - 15:07 WIB
Afghanistan: Pemimpin Taliban Mullah Mansour Tewas
A
A
A
KABUL - Pemimpin Taliban, Mullah Akthar Mohammad Mansour tewas setelah terluka parah akibat bentrok antar-militan kelompok itu. Laporan kematian Mullah Mansour itu dikonfirmasi juru bicara Wakil Presiden Afghanistan, Sultan Faizy, Jumat (4/12/2015).
Mullah Mansour terluka parah pada Rabu lalu. ”Pemimpin Taliban Mullah Akhtar Mansour meninggal karena luka,” tulis Sultan Faizy melalui Twitter.
Kemarin sumber dari kelompok Taliban membenarkan bahwa Mullah Mansour terluka parah. ”Empat orang bersenjata anggota Taliban tewas dalam baku tembak setelah terlibat adu argumen di pinggiran Quetta,” ujar sumber itu.
(Baca: Bentrok Antar-Taliban, Mullah Mansour Luka Parah)
Aksi baku tembak itu terjadi secara spontan dan tidak direncanakan sebelumnya. Meski begitu, hingga saat ini belum diketahui yang menjadi pemicu baku tembak sesama anggota Taliban tersebut.
”Dalam diskusi itu, beberapa orang anggota senior Taliban terlibat perbedaan pendapat yang sengit dan mereka melepaskan tembakan satu sama lain,” lanjut sumber yang merupakan komandan senior Taliban itu.
Kabar itu sempat ditepis juru bicara kelompok Taliban, Zabihullah Mujahid. ”Tidak ada insiden seperti yang diberitakan karena Mullah Mansour berada di Afghanistan, bukan di wilayah Pakistan seperti yang dikabarkan. Yang kedua, keamanan terhadap Mullah Mansour tidaklah selemah seperti yang digambarkan dalam berita tersebut,” katanya.
Mansour menjadi pemimpin Taliban Afghanistan, sejak musim panas 2015 setelah pengumuman dari Mullah Omar, pendiri Taliban Afghanistan. Taliban sendiri merupakan kelompok ekstremis yang didirikan pada 1990-an yang berusaha memberlakukan hukum syariah di Afghanistan dan Pakistan. Kelompok ini terkenal karena seringnya melakukan serangan mematikan terhadap pemerintah dan warga sipil.
Mullah Mansour terluka parah pada Rabu lalu. ”Pemimpin Taliban Mullah Akhtar Mansour meninggal karena luka,” tulis Sultan Faizy melalui Twitter.
Kemarin sumber dari kelompok Taliban membenarkan bahwa Mullah Mansour terluka parah. ”Empat orang bersenjata anggota Taliban tewas dalam baku tembak setelah terlibat adu argumen di pinggiran Quetta,” ujar sumber itu.
(Baca: Bentrok Antar-Taliban, Mullah Mansour Luka Parah)
Aksi baku tembak itu terjadi secara spontan dan tidak direncanakan sebelumnya. Meski begitu, hingga saat ini belum diketahui yang menjadi pemicu baku tembak sesama anggota Taliban tersebut.
”Dalam diskusi itu, beberapa orang anggota senior Taliban terlibat perbedaan pendapat yang sengit dan mereka melepaskan tembakan satu sama lain,” lanjut sumber yang merupakan komandan senior Taliban itu.
Kabar itu sempat ditepis juru bicara kelompok Taliban, Zabihullah Mujahid. ”Tidak ada insiden seperti yang diberitakan karena Mullah Mansour berada di Afghanistan, bukan di wilayah Pakistan seperti yang dikabarkan. Yang kedua, keamanan terhadap Mullah Mansour tidaklah selemah seperti yang digambarkan dalam berita tersebut,” katanya.
Mansour menjadi pemimpin Taliban Afghanistan, sejak musim panas 2015 setelah pengumuman dari Mullah Omar, pendiri Taliban Afghanistan. Taliban sendiri merupakan kelompok ekstremis yang didirikan pada 1990-an yang berusaha memberlakukan hukum syariah di Afghanistan dan Pakistan. Kelompok ini terkenal karena seringnya melakukan serangan mematikan terhadap pemerintah dan warga sipil.
(mas)