Putin: Allah Hukum Pemimpin Turki dengan Hilangkan Pikiran Mereka

Kamis, 03 Desember 2015 - 17:12 WIB
Putin: Allah Hukum Pemimpin...
Putin: Allah Hukum Pemimpin Turki dengan Hilangkan Pikiran Mereka
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan bahwa, Allah tampaknya memutuskan untuk menghukum para pemimpin Turki dengan membuat mereka kehilangan pikirannya. Putin tak habis pikir mengapa pesawat jet pembom Su-24 Rusia yang memerangi teroris justru ditembak jatuh Turki.

Menurut Putin, setiap negara yang beradab pasti mengambil bagian dari tugas untuk mengalahkan teroris. ”Saya tidak mengerti mengapa mereka (menembak jatuh jet bomber Su-24 Rusia di Suriah). Setiap masalah, bisa ditangani dengan cara yang berbeda,” kata Putin, Kamis (3/12/2015), seperti dikutip Sputnik.

Moskow telah melakukan serangan udara terhadap kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan kelompok teror lain di Suriah atas permintaan resmi Presiden Suriah Bashar Assad sejak tanggal 30 September 2015.

Pada tanggal 24 November 2015 lalu, sebuah serangan pesawat jet pembom Su-24 Rusia ditembak dengan rudal udara oleh pesawat F-16 Turki. Ankara beradalih pesawat Su-24 Rusia melanggar wilayah udaranya. Tapi, Moskow menyangkalnya dengan menegaskan pesawat pembom itu tidak pernah meninggalkan wilayah udara Suriah.

Putin melanjutkan bahwa Presiden Turki, Tayyip Erdogan, akan menyesali apa yang telah dilakukannya. Menurutnya, Turki tidak bukan sekadar menderita dengan tidak bisa mengekspor tomat ke Rusia setelah menembak jatuh pesawat pembom Su-24, tapi ada derita lain yang pasti dialami Turki.

“Turki tidak hanya akan menderita akibat soal tomat, dan soal perusahaan konstruksi. Turki akan menyesal berkali-kali soal apa yang telah dilakukan,” kata Putin memperingatkan Ankara.

Kabinet Rusia pada 30 November 2015 menyetujui daftar produk pertanian, bahan baku dan makanan yang berasal dari Turki yang akan dilarang diimpor ke Rusia dimulai pada tanggal 1 Januari 2016.
(mas)
Berita Terkait
10 Negara Asal Serdadu...
10 Negara Asal Serdadu ISIS Terbanyak, Rusia Capai 5.000 Orang
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
Teroris ISIS Neil Christopher...
Teroris ISIS Neil Christopher Prakash Dipulangkan ke Australia
Erdogan: Intelijen Turki...
Erdogan: Intelijen Turki Habisi Pemimpin Teroris ISIS di Suriah
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Berita Terkini
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
32 menit yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
1 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
3 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
3 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
4 jam yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved