PBB: ISIS Bakar Gadis Hidup-hidup karena Tolak Berhubungan Seks

Senin, 30 November 2015 - 18:24 WIB
PBB: ISIS Bakar Gadis...
PBB: ISIS Bakar Gadis Hidup-hidup karena Tolak Berhubungan Seks
A A A
NEW YORK - Zainab Bangura, Utusan Khusus PBB yang baru-baru ini mengunjungi kamp pegungsi di Timur Tengah menceritakan berbagai kekejaman yang dilakukan ISIS. Menurutnya, militan kelompok itu membakar gadis hidup-hidup setelah korban menolak berhubungan seks.

”Mereka melembagakan kekerasan seksual,” katanya kepada Middle East Eye. ”Tindakan brutal pada perempuan dan anak perempuan merupakan pusat ideologi mereka,” lanjut Bangura.

Dia menceritakan bagaimana gadis perawan cantik ditangkap oleh militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) setelah kelompok itu menaklukkan desa mereka di Irak.

Menurut Zainab Bangura, setelah menyerang sebuah desa diserbu, para militan ISIS membunuh semua laki-laki dan anak laki-laki yang berusia lebih dari 14 tahun. Mereka menangkap para gadis perawan dan dikirim ke kamp ISIS di Raqqa, Suriah.

”Mereka sering mengambil tiga atau empat gadis dan masing-masing menjaga mereka untuk satu bulan atau lebih, sampai mereka lelah dan dibawa ke pasar (penjualan budak),” kata Bangura, seperti dikutip news.com.au, Senin (30/11/2015).

"Di lelang budak, pembeli menawar sengit, menurunkan harga dan meremehkan gadis yang berdada rata atau tidak menarik,” lanjut cerita Bangura.

”Kami mendengar tentang seorang gadis yang diperdagangkan 22 kali, dan yang lain yang telah melarikan diri mengatakan kepada kami bahwa ‘Syekh’ yang menangkapnya menulis namanya di punggung tangannya untuk menunjukkan bahwa dia adalah 'properti'- nya,” imbuh Bangura.

Selama ini banyak perempuan Yazidi Irak dianiaya dan dijadikan budak karena dianggap sebagai “penyembah setan”. “Mereka melakukan perkosaan, perbudakan seksual, pelacuran paksa dan tindakan-tindakan kebrutalan ekstrem lain,” kata Bangura.

”Kami mendengar satu kasus, seorang gadis 20 tahun dibakar hidup-hidup karena ia menolak untuk melakukan tindakan seks yang ekstrem,” ujar Bangura.
(mas)
Berita Terkait
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Denmark Tarik Pasukan...
Denmark Tarik Pasukan dari Suriah dan Irak, Ini Tujuannya
3 Negara Tetangga Indonesia...
3 Negara Tetangga Indonesia Penghasil Militan ISIS Terbanyak
57 Negara Didesak Pulangkan...
57 Negara Didesak Pulangkan 10.000 Wanita dan Anak ISIS di Kamp Suriah
Daftar Negara Asia Tengah...
Daftar Negara Asia Tengah dengan Jumlah Militan ISIS Terbanyak
Berita Terkini
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
19 menit yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
1 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
2 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
3 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
4 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
4 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved