Rusia Balas Dendam pada Turki dengan Senjata Ekonomi

Jum'at, 27 November 2015 - 08:53 WIB
Rusia Balas Dendam pada...
Rusia Balas Dendam pada Turki dengan Senjata Ekonomi
A A A
MOSKOW - Rusia meluncurkan “serangan” balas dendam atas penembakan pesawat jet pembom Su-24 Rusia oleh pesawat tempur F-16 Turki. Rusia memilih menggunakan “senjata” ekonomi untuk balas dendam pada Turki.

Perdana Menteri (PM) Rusia, Dmitry Medvedev, seperti dilansir Reuters, Jumat (27/11/2015) telah mengeluarkan perintah agar menteri-menteri pemerintah Rusia menyusun langkah-langkah pembalasan ekonomi terhadap Turki.

Kementerian Pertanian Rusia telah mengumumkan untuk mengontrol ketat impor pangan dan pertanian dari Turki. Pengumuman itu muncul di situs Kementerian Pertanian Rusia.”Akan ada pemeriksaan tambahan di perbatasan dalam menanggapi apa yang dikatakan sebagai pelanggaran berulang standar Rusia oleh produsen Turki,” bunyi pernyataan kementerian itu.

Menteri Pertanian Rusia, Alexander Tkachev, mengatakan bahwa sekitar 15 persen dari produk pertanian Turki gagal memenuhi standar Rusia.

Sedangkan Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia, Alexey Ulyukaev, melalui Twitter, menulis bahwa sebuah pipa gas dan pembangkit listrik tenaga nuklir Akkuyu, yang merupakan investasi bersama Rusia dan Turki juga jadi target.

Beberapa operator tur Rusia juga akan membatasi perjalanan ke Turki sebagai tujuan wisatawan Rusia.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menolak minta maaf kepada Rusia atas penembakan pesawat jet pembom Su-24 Rusia. Dia menegaskan, pesawat tempur Rusia yang bersalah, karena melanggar wilayah udara Turki.

Menurut Erdogan, Rusia telah menipu dengan dalih pesawat tempur itu beroperasi memerangi ISIS di perbatasan Turki dan Suriah. “Tidak ada Daesh (ISIS) di daerah di mana pesawat Rusia itu terbang,” katanya kepada CNN. ”Jangan menipu kita! Kita tahu lokasi dari Daesh.”
(mas)
Berita Terkait
10 Negara Asal Serdadu...
10 Negara Asal Serdadu ISIS Terbanyak, Rusia Capai 5.000 Orang
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
Teroris ISIS Neil Christopher...
Teroris ISIS Neil Christopher Prakash Dipulangkan ke Australia
Erdogan: Intelijen Turki...
Erdogan: Intelijen Turki Habisi Pemimpin Teroris ISIS di Suriah
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Berita Terkini
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
1 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
2 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
3 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
4 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
5 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
6 jam yang lalu
Infografis
Memanas, Pakistan Ancam...
Memanas, Pakistan Ancam Serang India dengan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved