Rusia Kembali Bantah Serang Rumah Sakit di Suriah
Selasa, 03 November 2015 - 20:02 WIB
Rusia Kembali Bantah Serang Rumah Sakit di Suriah
A
A
A
MOSKOW - Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov memastikan tidak ada satupun rumah sakit di Suriah yang terkena serangan udara mereka. Dirinya menyebut, klaim yang dibuat oleh Medecins Sans Frontieres (MSF) adalah bohong belaka.
"Departemen Pertahanan telah memeriksa data yang disajikan dalam laporan media baru-baru ini, dimana dalam laporan itu disebutkan Rusia telah melakukan serangan terhadap sejumlah rumah sakit di Suriah. Berdasarkan hasil pemerikaan, tidak ada bukti faktual bahwa kami telah melakukan serangan," ucap Konashenkov.
Konashenkov juga mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dari 6 rumah sakit yang disebutkan oleh MSF, hanya ada satu rumah sakit yang benar-benar ada di Suriah. Sedangkan, lima rumah sakit lainnya adalah fiktif.
"Kami sudah memeriksa informasi ini. Ternyata, hanya ada satu rumah sakit yang benar-benar ada, yakni sebuah rumah sakit yang berada di wilayah Sarmin," sambungnya, seperti dilansir Russia Today pada Selasa (3/11).
MSF sebelumnya mengatakan, sejak mulai melakukan serangan pada 30 September lalu, Rusia setidaknya sudah menyerang 12 rumah sakit di Suriah. Dimana, 6 diantaranya adalah rumah sakit yang dikelola oleh MSF.
Kelompok tersebut menuturkan, rumah sakit yang diserang tersebut berada di Idlib, Aleppo dan Hama. Menurut MSF, Rusia juga turut menghancurkan sejumlah fasilias milik rumah sakit, seperti ambulans.
"Departemen Pertahanan telah memeriksa data yang disajikan dalam laporan media baru-baru ini, dimana dalam laporan itu disebutkan Rusia telah melakukan serangan terhadap sejumlah rumah sakit di Suriah. Berdasarkan hasil pemerikaan, tidak ada bukti faktual bahwa kami telah melakukan serangan," ucap Konashenkov.
Konashenkov juga mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dari 6 rumah sakit yang disebutkan oleh MSF, hanya ada satu rumah sakit yang benar-benar ada di Suriah. Sedangkan, lima rumah sakit lainnya adalah fiktif.
"Kami sudah memeriksa informasi ini. Ternyata, hanya ada satu rumah sakit yang benar-benar ada, yakni sebuah rumah sakit yang berada di wilayah Sarmin," sambungnya, seperti dilansir Russia Today pada Selasa (3/11).
MSF sebelumnya mengatakan, sejak mulai melakukan serangan pada 30 September lalu, Rusia setidaknya sudah menyerang 12 rumah sakit di Suriah. Dimana, 6 diantaranya adalah rumah sakit yang dikelola oleh MSF.
Kelompok tersebut menuturkan, rumah sakit yang diserang tersebut berada di Idlib, Aleppo dan Hama. Menurut MSF, Rusia juga turut menghancurkan sejumlah fasilias milik rumah sakit, seperti ambulans.
(esn)