Presiden Maladewa Sebut Wapresnya Sebagai Ancaman Keamanan Nasional

Minggu, 25 Oktober 2015 - 20:52 WIB
Presiden Maladewa Sebut...
Presiden Maladewa Sebut Wapresnya Sebagai Ancaman Keamanan Nasional
A A A
MALE - Presiden Maladewa, Abdulla Yameen menyebut wakilnya sebagai ancaman terhadap keamanan nasional. Hal itu diungkapkannya setelah Wakil Presiden Ahmed Adeeb ditangkap terkait kasus upaya pembunuhan terhadap Presiden Abdulla Yameen pada bulan lalu.

"Wakil Presiden kini sedang ditahan untuk keselamatan dan keamanan seluruh bangsa," kata Yameen seperti dikutip dari laman BBC, Minggu (25/10/2015). Dari hasil penyelidikan diketahui jika Ahmed Adeeb mempunyai hubungan dengan dua tentara yang ditahan insiden meledaknya speed boat yang akan ditumpangi oleh dirinya beberapa waktu lalu.

Meski begitu, Yameen mengatakan, ia tidak akan memecat Adaleb sampai kasusnya diputuskan oleh pengadilan. Pihak pengadilan sendiri memberikan waktu 15 hari untuk pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan mendalam. (Baca juga: Wapres Maladewa Ditangkap Polisi)

Presiden Abdulla Yameen hampir menjadi korban setelah speed boat Finifenmaa yang hendak ditumpanginya meledak pada 28 September lalu. Beruntung ia masih selamat dari kejadian horor itu, Namun, kejadian itu melukai istri dan dua pembantunya.
(ian)
Berita Terkait
Akhir Tahun Seru! Nikmati...
Akhir Tahun Seru! Nikmati Pesona Lautan Biru Maladewa untuk Liburan Impian
Slow Travel Naik Daun...
Slow Travel Naik Daun di Asia Pasifik, Resor Kian Diminati
Mantan Presiden Maladewa...
Mantan Presiden Maladewa Terluka Terkena Ledakan Bom
Kasus Corona di Asia...
Kasus Corona di Asia Selatan Capai 22.000, Maladewa Lockdown Ibu Kota
7 Negara dengan Pantai...
7 Negara dengan Pantai Terindah di Dunia, Ada Indonesia?
6 Negara yang Dilewati...
6 Negara yang Dilewati Garis Khatulistiwa, Semuanya Eksotis
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
22 menit yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
5 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
10 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
12 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
13 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved