Perang Capres AS, Donald Trump Serang Jeb Bush soal Tragedi 11/9
Senin, 19 Oktober 2015 - 09:27 WIB
Perang Capres AS, Donald Trump Serang Jeb Bush soal Tragedi 11/9
A
A
A
MASSACHUSETTS - “Perang” sesama calon presiden (Capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump dan Jeb Bush mulai memanas. Donald Trump menjadikan tragedi serangan 9/11 sebagai “amunisi” untuk menyerang Jeb Bush.
Jeb Bush adalah adik dari mantan Presiden George W. Bush—presiden yang bertanggung jawab atas keamanan AS saat serangan 11 September 2001 menyasar menara kembar WTC. Donald Trump minta Jeb Bush ikut menyalahkan kakaknya karena tidak bisa menjamin keamanan masyarakat AS kala itu.
Tapi, Jeb Bush justru kesal karena kakaknya dia anggap sudah melakukan tindakan yang benar. ”Dengar, saudara saya menanggapi krisis, dan dia melakukannya karena Anda berharap presiden akan melakukan itu,” kata Jeb Bush kepada CNN.
”Sebagian besar orang Amerika percaya hal itu. Dan saya tidak tahu mengapa dia (Donald Trump) terus membawa isu ini,” lanjut dia.
Mantan Gubernur Florida menyerang Donald Trump yang terus membawa isu kebijakan luar negeri AS sebelumnya. Padahal, kata Jeb Bush, dia hanya berpengalaman sebagai pengusaha dan pembawa acara. ”Di seberang spektrum kebijakan luar negeri, Trump berbicara tentang hal itu, seolah-olah dia masih di ‘The Apprentice’,” sindir Jeb Bush, yang dilansir Senin (19/10/2015).
Donald Trump sebelumnya telah berkomentar keras di acara “Fox News Sunday” dan menyerang Jeb Bush. Trump menyindir Jeb Bush yang mengklaim kakaknya selama menjadi Presiden AS telah membuat warga AS aman.
”Jeb mengatakan: 'Kami aman dengan kakak saya. Kami aman’. Nah World Trade Center (WTC) roboh ke bawah,” kata Trump.
”Saya tidak menyalahkan George Bush, tapi saya tidak ingin Jeb Bush mengatakan: 'Saudara saya membuat kami aman', karena serangan 11 September adalah salah satu hari terburuk dalam sejarah negara ini.” Lanjut Trump.
Jeb Bush adalah adik dari mantan Presiden George W. Bush—presiden yang bertanggung jawab atas keamanan AS saat serangan 11 September 2001 menyasar menara kembar WTC. Donald Trump minta Jeb Bush ikut menyalahkan kakaknya karena tidak bisa menjamin keamanan masyarakat AS kala itu.
Tapi, Jeb Bush justru kesal karena kakaknya dia anggap sudah melakukan tindakan yang benar. ”Dengar, saudara saya menanggapi krisis, dan dia melakukannya karena Anda berharap presiden akan melakukan itu,” kata Jeb Bush kepada CNN.
”Sebagian besar orang Amerika percaya hal itu. Dan saya tidak tahu mengapa dia (Donald Trump) terus membawa isu ini,” lanjut dia.
Mantan Gubernur Florida menyerang Donald Trump yang terus membawa isu kebijakan luar negeri AS sebelumnya. Padahal, kata Jeb Bush, dia hanya berpengalaman sebagai pengusaha dan pembawa acara. ”Di seberang spektrum kebijakan luar negeri, Trump berbicara tentang hal itu, seolah-olah dia masih di ‘The Apprentice’,” sindir Jeb Bush, yang dilansir Senin (19/10/2015).
Donald Trump sebelumnya telah berkomentar keras di acara “Fox News Sunday” dan menyerang Jeb Bush. Trump menyindir Jeb Bush yang mengklaim kakaknya selama menjadi Presiden AS telah membuat warga AS aman.
”Jeb mengatakan: 'Kami aman dengan kakak saya. Kami aman’. Nah World Trade Center (WTC) roboh ke bawah,” kata Trump.
”Saya tidak menyalahkan George Bush, tapi saya tidak ingin Jeb Bush mengatakan: 'Saudara saya membuat kami aman', karena serangan 11 September adalah salah satu hari terburuk dalam sejarah negara ini.” Lanjut Trump.
(mas)