Taliban Akan Usir AS Keluar dari Afghanistan
Jum'at, 16 Oktober 2015 - 18:52 WIB
Taliban Akan Usir AS Keluar dari Afghanistan
A
A
A
KABUL - Taliban langsung bereaksi usai Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyatakan menunda penarikan mundur pasukan AS dari Afghanistan. Melalui juru bicaranya, Zabiullah Mujahid, Taliban mengatakan akan terus berjuang sampai pasukan AS keluar dari negara tersebut.
"Mereka adalah pihak yang memutuskan untuk menginvasi Afghanistan. Tapi, kita yang akan memtuskan kapan mereka akan pergi," kata Mujahid seperti dikutip dari laman Tribune, Jumat (16/10/2015).
"Ketika serangan terus meningkat pada penjajah dan ketika mereka melihat harus menghabiskan lebih banyak uang dalam perang, mereka akan dipaksa untuk mengubah kebijakan yang menindas mereka. Perang kami akan berlanjut sampai penghuni terakhir di usir keluar," katanya.
Sebelumnya, Presiden Barack Obama memutuskan untuk menunda penarikan pasukannya dari Afghanistan. Obama beralasan, kekuatan tentara Afghanistan tidak sekuat yang diperkirakan. Selain itu, satu-satunya cara menarik pasukan AS dari Afghanistan adalah kelompok Taliban harus mencapai kesepakatan dengan pemerintah Afghanistan.
AS menginvasi Afghanistan pada tahun 2009 yang dipicu penolakan Taliban untuk menyerahkan pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden. Perang di Afghanistan tersebut telah menewaskan 2.000 tentara AS dan melukai serta membuat cacat puluhan ribu lainnya.
"Mereka adalah pihak yang memutuskan untuk menginvasi Afghanistan. Tapi, kita yang akan memtuskan kapan mereka akan pergi," kata Mujahid seperti dikutip dari laman Tribune, Jumat (16/10/2015).
"Ketika serangan terus meningkat pada penjajah dan ketika mereka melihat harus menghabiskan lebih banyak uang dalam perang, mereka akan dipaksa untuk mengubah kebijakan yang menindas mereka. Perang kami akan berlanjut sampai penghuni terakhir di usir keluar," katanya.
Sebelumnya, Presiden Barack Obama memutuskan untuk menunda penarikan pasukannya dari Afghanistan. Obama beralasan, kekuatan tentara Afghanistan tidak sekuat yang diperkirakan. Selain itu, satu-satunya cara menarik pasukan AS dari Afghanistan adalah kelompok Taliban harus mencapai kesepakatan dengan pemerintah Afghanistan.
AS menginvasi Afghanistan pada tahun 2009 yang dipicu penolakan Taliban untuk menyerahkan pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden. Perang di Afghanistan tersebut telah menewaskan 2.000 tentara AS dan melukai serta membuat cacat puluhan ribu lainnya.
(ian)