Ekonom Kelahiran Inggris Sabet Nobel Bidang Ekonomi

Senin, 12 Oktober 2015 - 21:04 WIB
Ekonom Kelahiran Inggris...
Ekonom Kelahiran Inggris Sabet Nobel Bidang Ekonomi
A A A
STOCKHOLM - Ekonom kelahiran Inggris, Angus Deaton memenangkan nobel di bidang ekonomi. Menurut Royal Swedish Academy, pihak yang menganugerahkan hadiah nobel, Deaton diganjar salah satu pengharagaan paling tinggi di dunia itu atas analisanya mengenai hubungan konsumsi, kemiskinan dan kesejahteraan.

Royal Swedish Academy menuturkan analisa yang dilakukan pria berusia 70 tahun itu telah membawa pengaruh besar pada pembuatan kebijakan, membantu untuk menentukan kelompok sosial yang terpengaruh oleh peningkatan pajak pertambahan nilai pada makanan, dan lain sebagainya.

"Untuk merancang kebijakan ekonomi yang mempromosikan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan, kita harus terlebih dahulu memahami pilihan konsumsi individu. Lebih dari orang lain, Angus Deaton telah meningkatkan pemahaman ini," bunyi pernyataan Royal Swedish Academy.

"Deaton juga mempelopori penggunaan data survei rumah tangga di negara-negara berkembang, khususnya data tentang konsumsi, untuk mengukur standar hidup dan kemiskinan," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Senin (12/10).

Penghargaan nobel bidang ekonomi, memilki nama resmi Sveriges Riksbank Prize in Economic Sciences in Memory of Alfred Nobel, yang mulai dianugerahkan sejak tahun 1968.

Nobel bidang ekonomi juga bukan bagian dari kelompok asli penghargaan yang ditetapkan oleh Alfred Nobel pada tahun 1985.

Sementara itu, Deaton sendiri merupakan pria kelahiran Edinburgh dan saat ini memegang dua kewarganegaraan, yakni Inggris dan Amerika Serikat (AS). Dia adalah profesor Ekonomi dan Urusan Internasional di Universitas Princeton di AS.
(esn)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
27 menit yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
1 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
2 jam yang lalu
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
3 jam yang lalu
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
4 jam yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved