Sebut Kabut Asap Konyol, Pejabat Malaysia Tuntut RI Bayar Kompensasi

Senin, 05 Oktober 2015 - 08:56 WIB
Sebut Kabut Asap Konyol,...
Sebut Kabut Asap Konyol, Pejabat Malaysia Tuntut RI Bayar Kompensasi
A A A
PENANG - Seorang pejabat di Malaysia menuntut Pemerintah Indonesia membayar kompensasi pada negaranya atas kerugian yang dialami akibat kabut asap. Pejabat itu menyebut Indonesia konyol karena tidak bisa memecahkan masalah ini.

Komentar itu disampaikan Ketua Wanita Malaysian Chinese Association (MCA) Penang yang juga Wakil Menteri Perempuan, Keluarga dan Pengembangan Masyarakat Malaysia, Chew Mei Fun.

Menurutnya, Malaysia telah menderita tersedak asap setiap tahun akibat kebakaran hutan di Indonesia.”Ini konyol bagi mereka yang tidak memecahkan masalah ini. Saya pikir kita harus meminta mereka untuk membayar kompensasi,” katanya, seperti dikutip kantor berita Bernama, Senin (5/10/2015).

“Anak-anak tidak bisa pergi ke sekolah. Pada saat yang sama, tidak ada (wisatawan) yang akan datang untuk mengunjungi Malaysia. Bisnis wisata kami juga telah turun 30 persen. Saya pikir biaya pengobatan bagi kebanyakan orang juga sudah naik (karena kabut),” ujarnya kepada wartawan di sebuah acara di George Town pada Minggu malam.

Chew menyarankan para orang tua untuk membatasi kegiatan anak-anaknya di luar ruangan karena bahaya kabut asap.
(mas)
Berita Terkait
8 Budaya Indonesia Pernah...
8 Budaya Indonesia Pernah Diklaim Malaysia, dari Batik hingga Wayang Kulit
6 Budaya Indonesia yang...
6 Budaya Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia, dari Batik, Rendang hingga Reog Ponorogo
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Mengapa Lagu Indonesia...
Mengapa Lagu Indonesia Sangat Populer di Malaysia, namun Tidak Berlaku Sebaliknya?
WNI Pemegang Visa Jangka...
WNI Pemegang Visa Jangka Panjang Dilarang Masuk, Kemlu Panggil Dubes Malaysia
Malaysia Larang Masuk...
Malaysia Larang Masuk WNI Pemegang Visa Jangka Panjang
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
26 menit yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
1 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
2 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
3 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
4 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
5 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved