1.800 Jenazah Korban Tragedi Mina Dimakamkan di Muashim

Minggu, 04 Oktober 2015 - 19:18 WIB
1.800 Jenazah Korban...
1.800 Jenazah Korban Tragedi Mina Dimakamkan di Muashim
A A A
MEKKAH - Sebanyak 1.800 jenazah jamaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia yang menjadi korban tragedi Jalan 204 Mina sudah dimakamkan di sebelah kiri gedung pemulasaran jenazah di Majma’ Ath-Thawari bil Mu’ashim, Mina, Arab Saudi.

Pemakaman dilakukan karena jenazah sudah teridentifikasi dan semakin rusaknya kondisi jenazah yang sudah disimpan 10 hari, yakni semenjak tragedi yang berlangsung Kamis (24/9) lalu.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arsyad Hidayat menjelaskan bahwa penanggung jawab pemakaman di Mu’aishim menyatakan, 1.800 jenazah dimakamkan sejak Senin (28/9) lalu. “Pemakaman di Mu’ashim itu dapat menampung sampai sembilan ribu jenazah,” paparnya, kemarin. Meski demikan, masih ada sejumlah jenazah yang belum dimakamkan. “Jenazah yang belum bisa teridentifikasi juga masih ada. Karena itu kami terus melakukan proses identifikasi setiap kali ada foto baru yang dirilis,” jelasnya.

Menurut Arsyad, kuburan Mu’ashim berbentuk hamparan luas sekitar tiga kali lapangan sepakbola. Hamparan itu dibagi-bagi sesuai blok dengan ukuran sekitar 8 x 100 meter. Pada setiap blok, dibuat ratusan liang lahat dengan ukuran panjang 2,5 meter dan lebar 1,5 meter, serta kedalaman 2,5 m. Lubang-lubang itu dibuat berjajar lima ke samping. Pada sisi kanan dan kiri tembok pembatas, tertulis nomor pemakaman, yakni mulai nomer 1-5 secara berurutan.

Dalam setiap blok terdapat sekitar 200 lubang makam. Setiap makam di atasnya dipasangi paving blok sebagai penanda telah ada jenazah yang dimakamkan di bawahnya. Pada setiap makam sama sekali tidak ada batu nisan. Makam hanya ditandai sebuah batu.

Pada saat datang ke Mu’ashim pada Sabtu (3/10) malam, Arsyad dan rombongan yang dipimpin Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Abdul Djamil menyaksikan proses penguburan 14 jenazah, termasuk seorang warga negara Indonesia (WNI). Prosesi pemakamanan dilakukan dengan cara Arab Saudi, di mana ada petugas khusus yang meletakkan jenazah di dalam makam. Selanjutnya, jenazah dimiringkan ke arah kiblat. “Lubang itu seperti parit yang sudah dibeton. Setelah proses pemakaman selesai, lubang itu ditutup," ujar Arsyad.

Menurut Arsyad, lebih dari 1.400 jenazah korban tragedi terowongan Mina yang terjadi pada 1990 juga dimakamkan di pemakaman Mu’ashim, namun di blok yang berbeda.
(esn)
Berita Terkait
Catatan Haji: Tragedi...
Catatan Haji: Tragedi di Tanah Suci
Besaran Biaya Ibadah...
Besaran Biaya Ibadah Haji Tahun 2024 Setiap Embarkasi
Biaya Penyelenggaraan...
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2026 per Embarkasi
Mahfud MD Minta Polri...
Mahfud MD Minta Polri Segera Umumkan Pelaku Pidana Tragedi Kanjuruhan Malang
Siap-siap! Suporter...
Siap-siap! Suporter Indonesia Rapatkan Barisan Galang Gerakan Revolusioner Bongkar PSSI
Desakan Suporter Semakin...
Desakan Suporter Semakin Besar, Tuntut Transparansi Hasil Penyelidikan Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
32 menit yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
2 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
3 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved