Pria Bersenjata Mengamuk di Kampus AS, 9 Tewas
Jum'at, 02 Oktober 2015 - 11:35 WIB
Pria Bersenjata Mengamuk di Kampus AS, 9 Tewas
A
A
A
ROSEBURG - Aksi kekerasan bersenjata kembali terjadi di dalam kampus di wilayah Amerika Serikat. Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di sebuah perguruan tinggi di barat daya Oregon, menewaskan sembilan orang dan melukai tujuh lainnya. Pelaku sendiri tewas setelah terlibat baku tembak dengan polisi.
Insiden pembantaian ini terjadi di Umpqua Community College. Menurut sumber anonim di pihak kepolisian, pelaku diidentifikasi sebagai Chris Harper, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (2/10/2015). Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki motif dari pelaku.
Menurut laporan CNN, pihak kepolisian menemukan tiga pistol dan senjata laras panjang milik pelaku di lokasi kejadian. Seorang saksi mata mengatakan kepada surat kabar lokal, ia mengaku berada di dalam kelas saat sebuah tembakan menyalak dan mengenai kepala gurunya.
Pelaku kemudian meminta kepada mahasiswa untuk tengkurap di tanah, dan kemudian meminta mereka berdiri dan mengungkapkan agama mereka sebelum akhirnya mulai menembak.
Saksi lain kepada NBC mengatakan melihat pelaku mengenakan jeans dan t-shirt, membawa pistol saat ia pergi ke gedung, yang kemudian diikuti oleh suara tembakan dan jeritan. Seorang saksi lainnya mengaku mendengar 35 sampai 40 tembakan.
Seorang mahasiswa yang juga menjadi saksi memposting kejadian tersebut di akun facebooknya dengan mengatakan ia berada di ruang kelas sebelah, dimana pelaku melakukan aksinya. Ia kemudian berlari menyelamatkan diri bersama dengan teman-teman sekelasnya begitu mendengar suara tembakan.
Aksi penembakan di Roseburg, Oregon, ini adalah yang terbaru dari serangkaian aksi kekerasan dengan senjata yang terjadi di Negeri Paman Sam. Sebelumnya, sejumlah aksi serupa juga pernah terjadi di bioskop, pangkalan militer, gereja, dan juga di sejumlah kampus dalam beberapa tahun terakhir.
Terakhir, peristiwa yang sama juga sempat terjadi di sebuah gereja di Carolina Selatan pada bulan Juni lalu dan menewaskan sembilan orang.
Insiden pembantaian ini terjadi di Umpqua Community College. Menurut sumber anonim di pihak kepolisian, pelaku diidentifikasi sebagai Chris Harper, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (2/10/2015). Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki motif dari pelaku.
Menurut laporan CNN, pihak kepolisian menemukan tiga pistol dan senjata laras panjang milik pelaku di lokasi kejadian. Seorang saksi mata mengatakan kepada surat kabar lokal, ia mengaku berada di dalam kelas saat sebuah tembakan menyalak dan mengenai kepala gurunya.
Pelaku kemudian meminta kepada mahasiswa untuk tengkurap di tanah, dan kemudian meminta mereka berdiri dan mengungkapkan agama mereka sebelum akhirnya mulai menembak.
Saksi lain kepada NBC mengatakan melihat pelaku mengenakan jeans dan t-shirt, membawa pistol saat ia pergi ke gedung, yang kemudian diikuti oleh suara tembakan dan jeritan. Seorang saksi lainnya mengaku mendengar 35 sampai 40 tembakan.
Seorang mahasiswa yang juga menjadi saksi memposting kejadian tersebut di akun facebooknya dengan mengatakan ia berada di ruang kelas sebelah, dimana pelaku melakukan aksinya. Ia kemudian berlari menyelamatkan diri bersama dengan teman-teman sekelasnya begitu mendengar suara tembakan.
Aksi penembakan di Roseburg, Oregon, ini adalah yang terbaru dari serangkaian aksi kekerasan dengan senjata yang terjadi di Negeri Paman Sam. Sebelumnya, sejumlah aksi serupa juga pernah terjadi di bioskop, pangkalan militer, gereja, dan juga di sejumlah kampus dalam beberapa tahun terakhir.
Terakhir, peristiwa yang sama juga sempat terjadi di sebuah gereja di Carolina Selatan pada bulan Juni lalu dan menewaskan sembilan orang.
(ian)