Uang Santunan Korban Crane di Mekkah Berasal dari Raja Salman
Jum'at, 18 September 2015 - 16:18 WIB
Uang Santunan Korban Crane di Mekkah Berasal dari Raja Salman
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi mengaku akan menyerahkan penyaluran dana bantuan untuk korban insiden crane Masjidilharram kepada setiap perwakilan negara, yang warganya menjadi korban dalam insiden tersebut.
Hal tersebut diungkapkan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Mustafa bin Ibrahim al-Mubarak kala menggelar konferensi pers di kantornya pada Jumat (18/9/2015).
Menurutnya, bantuan untuk jamaah Indonesia yang jadi korban akan disalurkan kepada perwakilan Indonesia di Saudi. "Untuk masalah ini akan disalurkan melakui Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Riyadh dan Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di Jeddah," ucap Mustafa.
Dirinya juga menuturkan, bahwa penyaluran bantuan ini sejatinya tidak ada dalam program pemerintah Arab Saudi. "Ini adalah inisiatif langsung dari Raja Salman, uang itu berasal dari Raja," sambungnya.
Seperti diketahui, Saudi akan memberikan bantuan sebesar 1 juta Riyal kepada keluarga korban yang meninggal, dan korban yang mengalami cedera permanen dalam insiden crane pada 11 September lalu.
Sementara untuk korban yang mengalami cedera ringan, Mustafa menuturkanm pihaknya memberikan bantuan sebesar 500 ribu Riyal atau sekitar Rp. 1,7 miliar.
Hal tersebut diungkapkan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Mustafa bin Ibrahim al-Mubarak kala menggelar konferensi pers di kantornya pada Jumat (18/9/2015).
Menurutnya, bantuan untuk jamaah Indonesia yang jadi korban akan disalurkan kepada perwakilan Indonesia di Saudi. "Untuk masalah ini akan disalurkan melakui Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Riyadh dan Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di Jeddah," ucap Mustafa.
Dirinya juga menuturkan, bahwa penyaluran bantuan ini sejatinya tidak ada dalam program pemerintah Arab Saudi. "Ini adalah inisiatif langsung dari Raja Salman, uang itu berasal dari Raja," sambungnya.
Seperti diketahui, Saudi akan memberikan bantuan sebesar 1 juta Riyal kepada keluarga korban yang meninggal, dan korban yang mengalami cedera permanen dalam insiden crane pada 11 September lalu.
Sementara untuk korban yang mengalami cedera ringan, Mustafa menuturkanm pihaknya memberikan bantuan sebesar 500 ribu Riyal atau sekitar Rp. 1,7 miliar.
(esn)