Rusia: Pendudukan AS terhadap Irak Biang Munculnya ISIS

Kamis, 17 September 2015 - 15:39 WIB
Rusia: Pendudukan AS...
Rusia: Pendudukan AS terhadap Irak Biang Munculnya ISIS
A A A
MOSKOW - Rusia menyalahkan Amerika Serikat (AS) atas munculnya kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Timur Tengah. Rusia menyebut pendudukan AS terhadap Irak adalah biang munculnya ISIS.

Tuduhan itu dilontarkann Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin. Tuduhan itu sekaligus membantah tuduhan AS sebelumnya yang menyudutkan rezim Presiden Suriah, Bashar Assad, sebagai penyebab munculnya ISIS.

”ISIS muncul dan menjadi aktif di Irak ketika militan mulai menyerbu Baghdad. Jadi, ISIS matang di Irak selama pendudukan AS. Pendudukan Amerika harus disalahkan atas munculnya ISIS,” kata Churkin dalam wawancaranya dengan stasiun televisi Rusia.

Churkin mendukung gagasan Presiden Putih, bahwa sudah waktunya untuk menciptakan koalisi internasional guna memerangi ISIS yang di dalamnya melibatkan rezim Suriah.

Gagasan pembentukan koalisi itu disampaikan Putin ketika pertemuan puncak CSTO beberapa waktu lalu. ”Rusia, seperti yang Anda tahu, telah mengusulkan untuk membentuk koalisi yang luas untuk melawan ekstrimis tanpa penundaan. Ini harus menyatukan semua orang yang siap dan yang memberikan kontribusi untuk mengatasi terorisme,” katanya.

Churkin menilai koalisi internasional yang dipimpin AS untuk memerangi ISIS adalah koalisi “cacat”. ”Koalisi yang bertindak tanpa mandat Dewan Keamanan PBB dan tidak memiliki beberapa aktor yang sangat penting seperti pemerintah Suriah. Itulah mengapa saya sebut cacat,” katanya seperti dkutip Russia Today, semalam.

Diplomat Rusia untuk PBB tersebut juga menyalahkan sikap AS terhadap Suriah yang dia sebut "menciptakan preseden yang berbahaya”.

”Tindakan Rusia di Suriah dikoordinasikan dengan Pemerintah Suriah dan tetap dalam norma-norma hukum internasional,” ujarnya yang mengecam tindakan AS dalam memerangi ISIS di Suriah tanpa koordinasi dengan rezim Assad.
(mas)
Berita Terkait
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
AS Samakan Tentara Bayaran...
AS Samakan Tentara Bayaran Rusia Wagner Group dengan ISIS
Rusia Ungkap Bagaimana...
Rusia Ungkap Bagaimana AS Memfasilitasi Pembentukan Kelompok Teror Seperti ISIS
Bunuh Sandera AS, Dua...
Bunuh Sandera AS, Dua Algojo ISIS Mengaku Tidak Bersalah
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
3 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
5 jam yang lalu
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
5 jam yang lalu
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
7 jam yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
7 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
8 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved