Soal Nuklir, AS Peringatkan Korut Untuk Menahan Diri
Rabu, 16 September 2015 - 20:40 WIB
Soal Nuklir, AS Peringatkan Korut Untuk Menahan Diri
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat memperingatkan Korea Utara (Korut) untuk menahan diri dari aksi provokasi yang tidak bertanggung jawab setelah negara komunis itu mengatakan fasilitas nuklir utama negara itu telah beroperasi kembali.
Dalam pernyataannya, Gedung Putih mengatakan Korut harus memfokuskan diri dalam pemenuhan kewajiban internasional. Selain itu, masyarakat internasional tidak akan menerima negara itu sebagai negara nuklir.
"Kami akan bekerjasama dengan mitra kami dalam konteks perundingan enam pihak untuk mencoba mengembalikan Korut untuk memenuhi komitmen yang telah mereka buat," ujar juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest seperti dikutip dari BBC, Rabu (16/9/2015).
Sebelumnya, Korut menyatakan reaktor nuklir utama Yongbyon telah kembali beroperasi dan telah menjadi sumber plutonium untuk peogram senjata nuklir. Padahal sebelumnya reaktor tersebut telah ditutup pada tahun 2007 sebagai bagian dari perlucutan senjata.
"Kami akan mengulangi seruan kami bahwa Korut harus menahan diri dari provokasi yang tidak bertanggung jawab yang hanya akan memperburuk ketegangan regional dan harus fokus pada pemenuhan kewajiban dan komitmen internasional," tukasnya.
Dalam pernyataannya, Gedung Putih mengatakan Korut harus memfokuskan diri dalam pemenuhan kewajiban internasional. Selain itu, masyarakat internasional tidak akan menerima negara itu sebagai negara nuklir.
"Kami akan bekerjasama dengan mitra kami dalam konteks perundingan enam pihak untuk mencoba mengembalikan Korut untuk memenuhi komitmen yang telah mereka buat," ujar juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest seperti dikutip dari BBC, Rabu (16/9/2015).
Sebelumnya, Korut menyatakan reaktor nuklir utama Yongbyon telah kembali beroperasi dan telah menjadi sumber plutonium untuk peogram senjata nuklir. Padahal sebelumnya reaktor tersebut telah ditutup pada tahun 2007 sebagai bagian dari perlucutan senjata.
"Kami akan mengulangi seruan kami bahwa Korut harus menahan diri dari provokasi yang tidak bertanggung jawab yang hanya akan memperburuk ketegangan regional dan harus fokus pada pemenuhan kewajiban dan komitmen internasional," tukasnya.
(esn)