Marzuki: Penghargaan pada Jong-un Adalah Penghinaan bagi Dunia
Rabu, 16 September 2015 - 02:01 WIB
Marzuki: Penghargaan pada Jong-un Adalah Penghinaan bagi Dunia
A
A
A
JAKARTA - Pelapor khusus PBB soal Korea Utara (Korut), Marzuki Darusman, menilai pemberian pengharagaan kepada pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un adalah sebuah hal memalukan. Penghargaan yang rencananya akan diberikan oleh putri mendiang Presiden Soekarno, yakni Rachmawati Soekarno Putri, dinilai sebagai bentuk penghinaan bagi warga Korut dan dunia.
"Saya tidak tahu motif dan tujuannya apa, tapi ini penghinaan bagi ribuan orang di Korut yang saat ini tengah menderita," ucap pelapor khusus PBB soal Korut tersebut.
"Ini kontroversi dan dapat dianggap menyebabkan nista kepada Indonesia. Memberi penghargaan pada orang yang malah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) berat," sambungnya kala ditemui wartawan dalam pembukaan pekan HAM Korut pada Selasa (15/9/2015).
Seperti diketahui, Rachmawati rencananya akan meberikan penghargaan Soekano Award kepada Jong-un dan juga Presiden Kuba Fidel Castro. Penghargaan tersebut akan diberikan pada 27 September mendatang.
Rachwati memang sempat mengakui, bahwa pemberian penghargaan itu akan mendapat kritikan dari dunia barat. Kendati demikian, Rachmawati menegaskan, hal itu tidak akan menyurutkan niatnya memberikan penghargaan itu kepada Jong-un.
"Saya tidak tahu motif dan tujuannya apa, tapi ini penghinaan bagi ribuan orang di Korut yang saat ini tengah menderita," ucap pelapor khusus PBB soal Korut tersebut.
"Ini kontroversi dan dapat dianggap menyebabkan nista kepada Indonesia. Memberi penghargaan pada orang yang malah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) berat," sambungnya kala ditemui wartawan dalam pembukaan pekan HAM Korut pada Selasa (15/9/2015).
Seperti diketahui, Rachmawati rencananya akan meberikan penghargaan Soekano Award kepada Jong-un dan juga Presiden Kuba Fidel Castro. Penghargaan tersebut akan diberikan pada 27 September mendatang.
Rachwati memang sempat mengakui, bahwa pemberian penghargaan itu akan mendapat kritikan dari dunia barat. Kendati demikian, Rachmawati menegaskan, hal itu tidak akan menyurutkan niatnya memberikan penghargaan itu kepada Jong-un.
(esn)