Sambut Kedatangan Imigran, Rakyat Portugal Turun ke Jalan
Minggu, 13 September 2015 - 17:53 WIB
Sambut Kedatangan Imigran, Rakyat Portugal Turun ke Jalan
A
A
A
LISBON - Ratusan rakyat Portugal terlihat berbaris di sisi jalan-jalan utama ibukota Portugal, Lisbon, untuk menyambut kedatangan para imigran yang kebanyakan adalah pengungsi dari Suriah. Pemandangan serupa juga terlihat di sejumlah negara di Eropa.
Acara penyambutan para imigran yang mengambil judul "Selamat Datang Pengungsi" di Lisbon ini dimulai dari Marques de Pombal yang terletak di pusat Lisbon. Di sepanjang jalan, ratusan orang Portugal memegang spanduk dengan berbagai macam tulisan seperti "Selamat" hingga ungkapan atau bertemakan Revolusi Prancis: "Liberte, Egalite, Fraternite."
"Mereka menghadapi perang dan kami harus membuka pintu untuk mereka. Kita tidak pernah tahu kalau besok kita bisa berada di dalam situasi yang sama dengan mereka. Semua negara harus membantu orang-orang ini," ujar seorang warga seperti dilansir dari Xinhua, Minggu (13/9/2015).
Konsentrasi massa yang menyambut kedatangan para imigran juga terlihat di sejumlah kota lainnya macam Coimbra, Faro, Felgueiras dan Porto. Meski begitu, tidak semua warga Portugal senang menyambut kedatangan para imigran.
Sejumlah orang dari Partai Nasionalis Portugal, PNR, menggelar aksi tandingan yang memprotes kedatangan para imigran dengan berteriak "Portugal". Aksi mereka ini mendapat pengawalan dari petugas polisi.
Sebelumnya, Pemerintah Portugal lewat Presiden Anibal Cavasco Silva menyatakan siap menyambut para pengungsi. Ia mengatakan bukan hanya menerima para pengungsi, tetapi juga penting untuk menciptakan kondisi yang membuat para pengungsi merasa seperti di rumah sendiri.
Acara penyambutan para imigran yang mengambil judul "Selamat Datang Pengungsi" di Lisbon ini dimulai dari Marques de Pombal yang terletak di pusat Lisbon. Di sepanjang jalan, ratusan orang Portugal memegang spanduk dengan berbagai macam tulisan seperti "Selamat" hingga ungkapan atau bertemakan Revolusi Prancis: "Liberte, Egalite, Fraternite."
"Mereka menghadapi perang dan kami harus membuka pintu untuk mereka. Kita tidak pernah tahu kalau besok kita bisa berada di dalam situasi yang sama dengan mereka. Semua negara harus membantu orang-orang ini," ujar seorang warga seperti dilansir dari Xinhua, Minggu (13/9/2015).
Konsentrasi massa yang menyambut kedatangan para imigran juga terlihat di sejumlah kota lainnya macam Coimbra, Faro, Felgueiras dan Porto. Meski begitu, tidak semua warga Portugal senang menyambut kedatangan para imigran.
Sejumlah orang dari Partai Nasionalis Portugal, PNR, menggelar aksi tandingan yang memprotes kedatangan para imigran dengan berteriak "Portugal". Aksi mereka ini mendapat pengawalan dari petugas polisi.
Sebelumnya, Pemerintah Portugal lewat Presiden Anibal Cavasco Silva menyatakan siap menyambut para pengungsi. Ia mengatakan bukan hanya menerima para pengungsi, tetapi juga penting untuk menciptakan kondisi yang membuat para pengungsi merasa seperti di rumah sendiri.
(esn)