ISIS Teror Kedubes Jepang di Indonesia dan Seluruh Dunia
Jum'at, 11 September 2015 - 14:40 WIB
ISIS Teror Kedubes Jepang di Indonesia dan Seluruh Dunia
A
A
A
JAKARTA - ISIS menebar teror terhadap Kedutaan Besar Jepang di Indonesia dan di seluruh dunia. Pemerintah Jepang pun memerintahkan peningkatan keamanan di kedutaannya di seluruh dunia.
Teror dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) itu muncul dalam majalah online yang dikelola ISIS, Dabiq. Kelompok itu mengancam akan menyerang 70 negara dan tentara-tentara yang dianggap “murtad”.
Ancaman itu muncul delapan bulan setelah ISIS memenggal dua sandera asal Jepang di Suriah. ”Apa, misalnya, dengan manargetkan komunitas di Dearborn, Michigan, Los Angeles, dan New York City? Atau menargetkan misi diplomatik Panama di Jakarta, Doha, dan Dubai? Atau menargetkan misi diplomatik Jepang di Bosnia , Malaysia, dan Indonesia? Atau menargetkan diplomat Saudi di Tirana, Albania, Sarajevo, Bosnia, dan Pristina, Kosovo?,” bunyi ancaman ISIS.
Juru bicara Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga kepada wartawan di Tokyo hari ini (11/9/2015), mengatakan bahwa keamanan akan ditingkatkan di hampir 200 kantor misi diplomatik Jepang di seluruh dunia.
”Kami menyadari (ancaman) dan bekerjasama dengan negara-negara tuan rumah, termasuk soal pengetatan keamanan,” kata Suga, seperti dikutip AFP. Namun, Suga tidak merinci langkah-langkah pengamanan itu.
Juru bicara Kedubes Jepang di Jakarta, Erika Nakano, mengatakan gedung Kedubes Jepang dijaga sangat ketat. ”Kami baik-baik saja dan kami memiliki hubungan yang baik dengan polisi Jakarta, itu semua yang saya dapat beritahukan kepada Anda,” katanya.
Teror dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) itu muncul dalam majalah online yang dikelola ISIS, Dabiq. Kelompok itu mengancam akan menyerang 70 negara dan tentara-tentara yang dianggap “murtad”.
Ancaman itu muncul delapan bulan setelah ISIS memenggal dua sandera asal Jepang di Suriah. ”Apa, misalnya, dengan manargetkan komunitas di Dearborn, Michigan, Los Angeles, dan New York City? Atau menargetkan misi diplomatik Panama di Jakarta, Doha, dan Dubai? Atau menargetkan misi diplomatik Jepang di Bosnia , Malaysia, dan Indonesia? Atau menargetkan diplomat Saudi di Tirana, Albania, Sarajevo, Bosnia, dan Pristina, Kosovo?,” bunyi ancaman ISIS.
Juru bicara Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga kepada wartawan di Tokyo hari ini (11/9/2015), mengatakan bahwa keamanan akan ditingkatkan di hampir 200 kantor misi diplomatik Jepang di seluruh dunia.
”Kami menyadari (ancaman) dan bekerjasama dengan negara-negara tuan rumah, termasuk soal pengetatan keamanan,” kata Suga, seperti dikutip AFP. Namun, Suga tidak merinci langkah-langkah pengamanan itu.
Juru bicara Kedubes Jepang di Jakarta, Erika Nakano, mengatakan gedung Kedubes Jepang dijaga sangat ketat. ”Kami baik-baik saja dan kami memiliki hubungan yang baik dengan polisi Jakarta, itu semua yang saya dapat beritahukan kepada Anda,” katanya.
(mas)