LSM Swedia Kumpulkan Dana untuk Terbangkan Pengungsi

Kamis, 10 September 2015 - 22:23 WIB
LSM Swedia Kumpulkan...
LSM Swedia Kumpulkan Dana untuk Terbangkan Pengungsi
A A A
LONDON - Sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Swedia mengumpulkan dana untuk menerbangkan para imigran ke Eropa. Hal ini dilakukan untuk menghindari para imigran bertaruh nyawa menyeberangi lautan atau menggali terowongan di bawah pagar perbatasan, serta untuk menghindari bentrokan dengan penjaga perbatasan.

LSM yang diberi nama Refugee Air mengumpulkan uang dari individu dan perusahaan untuk menyewa pesawat terbang guna membawa para pengungsi ke Uni Eropa sebelum musim dingin tiba.

"Kita tidak bisa hanya duduk dan menonton orang meninggal. Kita akan menunjukkan bahwa mencari suaka tidak harus dengan cara seperti itu," ujar wakil pendiri Refugee Air, Emad Zand, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (10/9/2015).

Refugee Air akan bekerjasama dengan sejumlah LSM untuk melakukan pra-screening secara hati-hati terhadap para penumpang untuk memastikan mereka yang melakukan perjalanan memiliki klaim suaka di negara tujuan.

Sejatinya Uni Eropa mempunyai peraturan yang mengharuskan maskapai penerbangan mengeluarkan biaya untuk penumpang yang mencari suaka ketika mereka tiba di lokasi tujuan. Aturan ini diperkuat dengan perjanjian Dewan Eropa nomor 2001/51/EC.

Namun dalam prakteknya, kebijakan ini tidak bisa dilakukan. Alhasil, banyak dari pengungsi yang tidak bisa terbang ke Eropa dan tidak mendapatkan status suaka.

"Kebijakan-kebijakan ini mendorong para pengungsi jatuh ke tangan para penyelundup yang mengambil keuntungan dari keputusan mereka," kata Zand.

Diperkirakan setengah juta pengungsi telah tiba di Eropa sepanjang tahun ini. Untuk itu, para pejabat Uni Eropa akan menerapkan kuota wajib. Namun kebijakan ini mendapat penolakan dari beberapa negara anggotanya.
(esn)
Berita Terkait
Sepanjang 2021 Swedia...
Sepanjang 2021 Swedia Beri Kewarganegaraan pada 27.000 Pengungsi Suriah
Berpose dengan Kepala...
Berpose dengan Kepala Terpenggal, Wanita Pro-ISIS Dipenjara di Swedia
8 Fakta Ahmad Alloush,...
8 Fakta Ahmad Alloush, Muslim Suriah yang Batal Bakar Taurat dan Alkitab di Swedia
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Peringatan 50 Tahun...
Peringatan 50 Tahun Tahta Raja Swedia Carl Gustaf
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Berita Terkini
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
9 menit yang lalu
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
44 menit yang lalu
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
1 jam yang lalu
Ayat Al-Quran tentang...
Ayat Al-Qur'an tentang Perang Badar dalam Seremoni Pemakaman Khamenei, Pujian atau Ejekan untuk Arab Saudi?
2 jam yang lalu
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
3 jam yang lalu
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved