WikiLeaks: AS Ingin Gulingkan Assad sebelum Ada Pemberontak

Kamis, 10 September 2015 - 17:13 WIB
WikiLeaks: AS Ingin...
WikiLeaks: AS Ingin Gulingkan Assad sebelum Ada Pemberontak
A A A
LONDON - Pendiri situs anti-kerahasiaan WikiLeaks, Julian Assange, mengungkap buku barunya, ”The WikiLeaks Files” yang membahas soal “Kerajaan Amerika Serikat (AS)”. Dalam buku itu, Assange mengungkap bahwa AS berencana menggulingkan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad sebelum muncul pemberontak tahun 20011.

Bos WikiLeaks mengungkap rencana AS pada rezim Suriah itu dalam program ”Go Underground” di stasiun televisi Russia Today. Menurutnya, AS mulai melirik Suriah sejak 2006.

Bocoran itu dia peroleh dari bocoran kabel diplomatik dari Duta Besar AS di Damaskus pada saat itu, William Roebuck. Dokumen mengungkap bahwa diplomat AS itu mulai membicarakan hal-hal terkait rencana penggulingan Pemerintah Assad di Suriah.

“Rencana itu menggunakan sejumlah faktor yang berbeda untuk menciptakan paranoid di Pemerintah Suriah; untuk mendorong reaksi berlebihan, untuk membuatnya takut akan adanya kudeta,” kata Assange, yang dilansir Kamis (10/9/2015).

“Sehingga dalam teori itu (AS) mengatakan; 'Kami memiliki masalah dengan ekstremis Islam yang menyeberangi perbatasan dengan Irak, dan kami mengambil tindakan terhadap mereka untuk mengambil informasi ini dan membuat Pemerintah Suriah terlihat lemah, fakta bahwa itu berurusan dengan ekstremis Islam sama sekali’,” lanjut Assange.

Assange melanjutkan, rencana AS itu mencakup upaya untuk mendorong ketegangan sektarian antara Syiah dan Sunni. Assange menekankan bahwa bocoran kabel diplomatik AS itu “cukup memprihatinkan”.

Untuk memahami apa yang terjadi di sekitar Suriah, lanjut dia, salah satunya harus melihat adanya sekutu regional. ”Sebagian dari masalah di Suriah adalah bahwa Anda mendapati sejumlah sekutu AS di sekitar, terutama Saudi dan Qatar, yang menyalurkan senjata,” ujarnya.

“Turki juga (adalah) aktor yang sangat serius. (Mereka) masing-masing memiliki ambisi hegemonik mereka sendiri di wilayah tersebut. Israel juga, tidak diragukan lagi, jika Suriah cukup stabil, mungkin negara itu dapat menjaga wilayah Golan selamanya, atau bahkan memajukan wilayah itu. Jadi Anda mendapati sejumlah pemain di sekitar Suriah.”

Pemerintah AS belum merespons soal bocoran dari pendiri WikiLeaks tersebut. Namun, AS pernah diketahui berambisi menggulingkan rezim Assad. Salah satunya dengan isu penggunaaan senjata kimia oleh pasukan Suriah. Tapi, ambisi AS saat itu digagalkan Rusia yang membela sekutunya, Suriah.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Suriah yang Didanai Amerika Serikat, Benarkah Dibuat untuk Perdamaian?
Suriah Diterima Kembali...
Suriah Diterima Kembali ke Liga Arab, Amerika Serikat Kesal
Apakah Amerika Serikat...
Apakah Amerika Serikat Danai Pemberontak Suriah Gulingkan Assad? Ini Jawabannya
Rudal Hantam Pangkalan...
Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Berita Terkini
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
54 menit yang lalu
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
1 jam yang lalu
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
1 jam yang lalu
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
1 jam yang lalu
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
2 jam yang lalu
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
2 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved