Bayinya Tak Putih, Ibu Lesbian di AS Gugat Bank Sperma

Senin, 07 September 2015 - 12:25 WIB
Bayinya Tak Putih, Ibu...
Bayinya Tak Putih, Ibu Lesbian di AS Gugat Bank Sperma
A A A
OHIO - Seorang ibu lesbian di Amerika Serikat (AS), Jennifer Cramblet, 37, menggugat bank sperma setelah dia keliru mendapatkan donor sperma seperti yang diinginkan. Dari sperma yang dia peroleh, Cramblet melahirkan bayi ras kulit hitam Afrika-Amerika setelah menjalani inseminasi.

Padahal, wanita itu menginginkan bayi berkulit putih dan berambut pirang. Cramblet dan pasangan lesbiannya, Amandan Zinkon, 30, menggugat bank sperma atas kesalahan adiministrasi.

Cramblett yang semula ingin mendapatkan donor sperma dari pria bermata biru-putih dan berambut pirang, diberikan sperma berlabel nomor 380. Tapi ternyata sperma dengan label itu merupakan milik pendonor dengan ras Afrika-Amerika.

Bayi yang dilahirkan Cramblet kini sudah tumbuh menjadi gadis kecil berumur tiga tahun bernama Payton. Gadis kecil itu berambut keriting hitam dan kulitnya agak gelap.

Cramblet mengaku stres setelah melahirkan bayi yang tidak seperti yang dia inginkan. Dia mengaku memiliki sikap stereotip tentang orang-orang kulit hitam.“Memotong rambut seorang putri kecil tidak terlalu menegangkan bagi kebanyakan ibu, tapi untuk Jennifer itu masalah rutin, karena Payton memiliki rambut khas seorang gadis Afrika-Amerika,” bunyi gugatan yang diajukan pasangan lesbian itu, seperti dikutip Daily Mail, Senin (7/9/2015).
Untuk mendapatkan potongan rambut yang layak, Jennifer Cramblet harus melakukan perjalanan ke lingkungan warga kulit hitam. Cramblet yang dibesarkan di kota yang didominasi warga kulit putih, khawatir putrinya akan jadi satu-satunya anak non-kulit putih di sekolahnya.

Atas kekeliruan itu, Cramblett pernah menelepon pihak bank sperma bernama “Midwest Sperma Bank” di Illinois pada September tahun 2011. Kala itu, ia memverifikasi bahwa sperma yang dia inginkan berlabel nomor 330 bukan 380.

”Jennifer dikoreksi oleh resepsionis, yang menunjukkan bahwa dia memesan sperma dari donor nomor 380,” lanjut bunyi gugatan itu. Pada Desember 2011, dia menjalani inseminasi di sebuah klinik di Ohio dan pada malam Natal, Crambelt hamil.

Meski mengugat bank sperma, pasangan lesbian itu mengaku mencintai Payton. Mereka hanya khawatir, gadis kecil itu menjadi asing di lingkungan warga kulit putih.

(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
1 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
2 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
2 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
3 jam yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
3 jam yang lalu
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved