Buwas Kepala BNN, Gembong Narkoba Inggris Segera Dieksekusi?

Senin, 07 September 2015 - 11:33 WIB
Buwas Kepala BNN, Gembong...
Buwas Kepala BNN, Gembong Narkoba Inggris Segera Dieksekusi?
A A A
JAKARTA - Harapan pengampunan bagi gembong narkoba asal Inggris, Lindsay Sandiford, 59, semakin tipis setelah Komisaris Jenderal Budi Waseso (Buwas) diangkat sebagai kepala Bandan Narkotika Nasional (BNN).

Sebab, Komjen Buwas mendukung kebijakan keras Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengeksekusi para gembong narkoba. Sandiford telah diberitahu bahwa Kepala BNN baru justru akan menghilangkan kebijakan rehabilitasi bagi pecandu narkoba.

Lindsay Sandiford, 59, nenek asal Cheltenham, Inggris, dijatuhi hukuman mati pada Januari 2013 setelah mencoba menyelundupkan kokain senilai £ 1,6 juta melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali pada bulan Mei 2012.

Presiden Jokowi telah menolak permohonan grasi gembong narkoba asal Inggris itu. Kebijakan keras Kepala BNN baru ini menjadi berita buruk bagi Sandiford. Dia bisa dieksekusi dalam waktu dekat setelah setiap jalan untuk mengajukan permohonan ampunan nyaris tertutup.

”Jika mereka sekarang berencana untuk mengeksekusi pecandu, apakah ada harapan bagi seseorang yang menyelundupkan nakorba?," tanya seorang pengunjung penjara Kerobokan, tempat di mana Sandiford ditahan, yang menolak diidentifikasi seperti dikutip Daily Mail, Senin (7/9/2015).

Kebijakan Komjen Buwas untuk menghilangkan aturan rehabilitasi bagi pecandu narkoba itu sempat dikritik Kepala BNN sebelumnya, Komjen Anang Iskandar yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim). (Baca: Soal Rehabilitasi Narkoba, Anang Iskandar Kritik Buwas)

”Ini amanat UU, bukan amanat Anang Iskandar. Mungkin dia tidak paham karena itu Undang-Undang (UU) khusus yang mengesampingkan UU umum yang ada di KUHP,” ujar Anang dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya di Cikini, Jakarta Pusat, pekan lalu.
(mas)
Berita Terkait
Nenek Gembong Narkoba...
Nenek Gembong Narkoba Tak Jadi Dieksekusi di Indonesia, Dipulangkan ke Inggris
Arab Saudi Eksekusi...
Arab Saudi Eksekusi Pria Yordania yang Diklaim Disiksa agar Mengaku Jadi Gembong Narkoba
Indonesia Pulangkan...
Indonesia Pulangkan 2 Napi Narkoba Asal Inggris, Yusril: Bukan untuk Tukar Reynhard Sinaga
Setelah Mary Jane, Indonesia...
Setelah Mary Jane, Indonesia Bakal Bebaskan 5 Gembong Narkoba Bali Nine
Terbukti Miliki Sabu...
Terbukti Miliki Sabu 13 Kg dan 2.200 Pil Ekstasi, Terdakwa Niko Rafhika Dituntut Pidana Mati
Militer Meksiko Tangkap...
Militer Meksiko Tangkap Istri Raja Obat Bius El Mencho
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
1 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
2 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
3 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
5 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved