Korsel: Jika Menyerang, Korut Akan Menyesal
Senin, 24 Agustus 2015 - 14:35 WIB
Korsel: Jika Menyerang, Korut Akan Menyesal
A
A
A
SEOUL - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) memperingatkan tetangga mereka, Korea Utara (Korut) untuk tidak melakukan tindakan ofensif. Jika itu dilakukan, Korsel menyebut Korut akan sangat menyesal telah melakukannya.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel Kim Min-seok dalam sebuah pernyataan menyebutkan, bahwa Korsel akan melakukan serangan dua kali lipat lebih dahsyat jika Korut melakukan serangan terlebih dahulu. Dirinya menyebut saat ini militer Korsel sudah dalam kondisi siaga penuh untuk menghadapi peperangan.
"Kami akan tetap bersiaga dengan posisi kesiapan perang yang kuat untuk mencegah provokasi Korut. Dan, jika diprovokasi, kami akan bereaksi keras, yang mana reaksi kami akan membuat Korut menyesal," kata Min-seok seperti dilansir Yonhap pada Senin (23/8/2015).
Min-seok juga kembali menegaskan bahwa setiap kebijakan militer yang diambil Korsel, termasuk melakukan kerjasama dengan Amerika Serikat (AS) semata-mata hanyalah bentuk pencegahan. Korsel, lanjut Min-seok, tidak ingin kecolongan jika seandainya Korut tiba-tiba melakukan serangan.
"Konsep awal kami terhadap provokasi Korut adalah pencegahan. Militer Korsel dan juga AS pada prinsipnya berusaha untuk mencegah Korut melakukan provokasi, melalui upaya gabungan," sambungnya.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel Kim Min-seok dalam sebuah pernyataan menyebutkan, bahwa Korsel akan melakukan serangan dua kali lipat lebih dahsyat jika Korut melakukan serangan terlebih dahulu. Dirinya menyebut saat ini militer Korsel sudah dalam kondisi siaga penuh untuk menghadapi peperangan.
"Kami akan tetap bersiaga dengan posisi kesiapan perang yang kuat untuk mencegah provokasi Korut. Dan, jika diprovokasi, kami akan bereaksi keras, yang mana reaksi kami akan membuat Korut menyesal," kata Min-seok seperti dilansir Yonhap pada Senin (23/8/2015).
Min-seok juga kembali menegaskan bahwa setiap kebijakan militer yang diambil Korsel, termasuk melakukan kerjasama dengan Amerika Serikat (AS) semata-mata hanyalah bentuk pencegahan. Korsel, lanjut Min-seok, tidak ingin kecolongan jika seandainya Korut tiba-tiba melakukan serangan.
"Konsep awal kami terhadap provokasi Korut adalah pencegahan. Militer Korsel dan juga AS pada prinsipnya berusaha untuk mencegah Korut melakukan provokasi, melalui upaya gabungan," sambungnya.
(esn)