Lagi, Rusia Desak AS Batalkan Pemasangan Perisai Rudal di Eropa

Sabtu, 15 Agustus 2015 - 09:50 WIB
Lagi, Rusia Desak AS...
Lagi, Rusia Desak AS Batalkan Pemasangan Perisai Rudal di Eropa
A A A
MOSKOW - Rusia kembali mendesak Amerika Serikat (AS) agar membatalkan rencana untuk memasang sistem perisai rudal di Eropa. Alasannya, Iran yang selama ini ditakuti telah mencapai kesepakatan nuklir dengan enam negara kekuatan dunia.

Moskow sejatinya sudah lama menentang rencana Washington itu. Pemasangan perisai rudal itu diklaim AS sebagai pencegah serangan senjata nuklir. AS juga berupaya meyakinkan Rusia bahwa perisai rudal itu bertujuan sebagai pelindung dari negara-negara "nakal" seperti Iran dan bukan ditujukan untuk Rusia.

Setelah kesepakatan nuklir Iran tercapai Juli 2015 lalu, Teheran setuju untuk menghentikan program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi atau embargo dari negara-negara Barat secara bertahap. Sejak itu pula, Rusia meningkatkan retorika untuk menentang rencana AS memasang perisai rudal di Eropa. (Baca: AS Bakal Tempatkan Perisai Rudal di Polandia, Rusia Kesal)

”Kami tidak melihat alasan untuk melanjutkan program ini (pemasangan perisai rudal), apalagi dipercepat dan dengan tujuan yang jelas yakni (melawan) potensi serangan nuklir Rusia,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, kepada wartawan, seperti dikutip Reuters, Sabtu (15/8/2015).

Rencana AS itu dianggap Rusia memperburuk hubungan antara Moskow dan Washington yang sekarang ini berada pada titik terendah sejak Perang Dingin. Buruknya hubungan kedua negara itu dipicu oleh konflik Ukraina, di mana AS menuduh Rusia melakukan agresi terhadap Ukraina.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan rencana penempatan perisai rudal AMD AS di Eropa tidak ada lagi pembenarannya.

”Kita semua mungkin ingat bahwa pada bulan April 2009 di Praha, Presiden AS (Barack) Obama mengatakan bahwa, jika isu program nuklir Iran beres, maka tugas selanjutnya membuat wilayah Eropa bebas dari sistem pertahanan rudal,” kata Lavrov, mengutip janji Obama.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
6 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
7 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
8 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved