Ini Penjelasan Kemlu Soal Masuknya WN Israel ke Indonesia
Rabu, 12 Agustus 2015 - 14:21 WIB
Ini Penjelasan Kemlu Soal Masuknya WN Israel ke Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menjelaskan mengenai bisa masuknya warga Israel ke Indonesia. Seorang atlet badminton asal Israel, Misha Zilberman diketahui akhirnya bisa masuk ke Indonesia dan turut bertanding di Kejuaran Dunia Badminton di Jakarta.
Retno menuturkan, bila Indonesia yang menyelengarakan acara tersebut, maka Indonesia tidak akan mengundang atau memperbolehkan warga asing yang negaranya tidak memiliki hubungan diplomatik untuk masuk ke Indonesia. Tapi, di kasus ini, Indonesia hanya sebagai tuan rumah.
“Kalau event bilateral itu diselenggarakan oleh Indonesia, maka negara-negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, tentunya tidak akan kita undang,” kata Retno pada Rabu (12/8/2015).
“Tapi penyelenggara ini, bukan Indonesia. Indonesia hanya tempat saja. Misalnya seperti pertemuan PBB yang diselenggarakan di Indonesia, maka aturan mainnya jelas,” sambungnya. Seperti diketahui penyelenggara perhelatan ini adalah Organisasi Bulu Tangkis Dunia atau WBF.
Zilberman sendiri sempat menyalahkan imigrasi Indonesia atas kekalahannya dalam turnamen tersebut. Dirinya memang sempat mendapat penolakan, dan baru mendapatkan visa 11 jam sebelum dia bertanding. Menurutnya, hal itu sangat menguras tenaga dan pikirannya, yang membuat dia tidak bisa maksilmal saat bertanding.
Retno menuturkan, bila Indonesia yang menyelengarakan acara tersebut, maka Indonesia tidak akan mengundang atau memperbolehkan warga asing yang negaranya tidak memiliki hubungan diplomatik untuk masuk ke Indonesia. Tapi, di kasus ini, Indonesia hanya sebagai tuan rumah.
“Kalau event bilateral itu diselenggarakan oleh Indonesia, maka negara-negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, tentunya tidak akan kita undang,” kata Retno pada Rabu (12/8/2015).
“Tapi penyelenggara ini, bukan Indonesia. Indonesia hanya tempat saja. Misalnya seperti pertemuan PBB yang diselenggarakan di Indonesia, maka aturan mainnya jelas,” sambungnya. Seperti diketahui penyelenggara perhelatan ini adalah Organisasi Bulu Tangkis Dunia atau WBF.
Zilberman sendiri sempat menyalahkan imigrasi Indonesia atas kekalahannya dalam turnamen tersebut. Dirinya memang sempat mendapat penolakan, dan baru mendapatkan visa 11 jam sebelum dia bertanding. Menurutnya, hal itu sangat menguras tenaga dan pikirannya, yang membuat dia tidak bisa maksilmal saat bertanding.
(esn)