Gadis Yazidi Diperkosa 5 Kali Sehari oleh Militan ISIS

Sabtu, 18 Juli 2015 - 14:49 WIB
Gadis Yazidi Diperkosa...
Gadis Yazidi Diperkosa 5 Kali Sehari oleh Militan ISIS
A A A
LONDON - Tiga gadis Yazidi yang berhasil melarikan diri dari perbudakan seksual ISIS berbagi cerita memilukan dalam sebuah pertemuan di London, Inggris. Salah satu cerita pilu itu adalah salah satu dari mereka pernah diperkosa lima kali sehari oleh militan ISIS.

Tiga perempuan Yazidi itu berhasil melarikan diri ke Irak setelah diperbudak kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Mereka kemudian diterbangkan ke Inggris oleh badan amal bernama AMAR. Mereka diminta untuk berbicara dengan tujuan menghalangi pemuda Inggris untuk bergabung dengan ISIS.

Ketiga perempuan Yazidi itu juga telah meminta suaka di Jerman. Ketiga perempuan Yazidi itu menggunakan nama samaran Bushra, 21, Munira, 17, dan Noor, 22, dengan tujuan untuk melindungi identitas mereka.

Selain jadi korban perkosaan militan ISIS, mereka mengaku disiksa dengan cara diikat dan disundut rokok. Mereka juga dipaksa menikah dengan para militan ISIS.

Bushra, yang mencoba bunuh diri setelah ia dijual para militan ISIS menyebut penderitaan itu ibarat hidup di neraka. ”Orang yang telah membeli saya membawa saya ke rumah sakit,” katanya.

”Dia bilang dia akan memperkosa saya pada hari yang sama, namun saya sakit. Dia membawa saya ke rumah, mengikat tangan dan kaki saya, dan memperkosa saya,” lanjut Bushra. ”Dia memperkosa saya sekitar lima kali sehari. Adik saya hampir berusia 14 tahun ketika mereka memperkosanya.”

”Saya bisa mendengar dia berteriak, tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa karena saya diikat,” imbuh Bushra. Cerita pilu ketiga perempuan Yazidi ini dianggap penting untuk dibeberkan di Inggris setelah siswi 15 tahun di negara itu, Yusra Hussein, hilang sejak tahun lalu dan diduga bergabung dengan ISIS.

Perempuan Yazidi lainnya, Munira, mengaku jadi korban perkosaan militan ISIS saat dia berusia 15 tahun. Dia ingat pria yang memperkosanya usianya empat kali lebih tua darinya.

“Kami ditahan di sebuah ruangan kecil dengan jendela kecil. Mereka mengatakan kepada kami, bahwa kami budak seks mereka,” lanjut Munira. ”Saya berada dalam kondisi mental yang mengerikan. Saya sangat terpukul. Saya sendirian. Dia memperkosa saya setiap hari. Karena pemerkosaan yang konstan, saya mengalami pendarahan dan tubuh saya kesakitan. Saya dulu selalu menangis setiap hari. Saya merindukan keluarga saya dan adik saya.”

Sementara itu, Noor, 22, mengatakan dia secara brutal diserang dan dibakar dengan api rokok setelah ia mencoba untuk melarikan diri dari kelompok radikal itu. Dia ditangkap pada bulan Agustus tahun 2014. ”Mereka mulai memilih gadis-gadis. Gadis-gadis itu berteriak, menjerit dan muntah,” ujarnya, seperti dilansir Daily Mail, semalam (17/7/2015).
(mas)
Berita Terkait
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serangan Simpatisan...
Serangan Simpatisan ISIS Tewaskan Jenderal Nigeria
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
ISIS Tingkatkan Pertempuran...
ISIS Tingkatkan Pertempuran di Sinai, Rumah Warga Jadi Jebakan Bom
Berita Terkini
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
24 menit yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
59 menit yang lalu
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
2 jam yang lalu
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
3 jam yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
4 jam yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved