Suriah: Dukungan Indonesia Sangat Berarti untuk Kami

Rabu, 08 Juli 2015 - 20:46 WIB
Suriah: Dukungan Indonesia...
Suriah: Dukungan Indonesia Sangat Berarti untuk Kami
A A A
DAMASKUS - Pemerintah Suriah, melalui Ibu Negara mereka Asmaa al-Assad mengucapkan terima kasih atas dukungan yang terus diberikan Indonesia. Salah satu bentuk dukungan yang diperlihatkan Indonesia, adalah tetap membuka kedutaan di Damaskus.

Indonesia merupakan segelintir negara yang masih membuka kedutaan di Damaskus. Semenjak konflik di Suriah pecah empat tahun lalu, beberapa negara mulai menutup kedutaan mereka di negara tersebut. Selain Indonesia, dua negara lainnya, Rusia dan Iran masih membuka kedutaan mereka di Damaskus.

Ucapan terima kasih tersebut, menurut rilis yang diterima Sindonews dari Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Damaskus pada Rabu (8/7/2015), terucap ketika Asmaa melakukan pertemuan dengan istri Duta Besar (Dubes) RI untuk Suriah, Rosa Triana Harjanto di kantor Ibu Negara Suriah di daerah Qasiyoun Damaskus.

Pada pertemuan tersebut Rosa menyampaikan bahwa Indonesia akan terus mendukung penyelesaian konflik dengan damai di Suriah. Maka dari itu, Indonesia tetap mempertahankan KBRI dan Duta bBesarnya di Damaskus meskipun di tengah kecamuk peperangan dan krisis yang melanda

"Sahabat yang baik tentu tidak akan meninggalkan temannya yang sedang kesulitan," kata Rosa yang mengutip perkataan suaminya, Djoko Harjanto.

Sementara itu, Asmaa mengungkapkan bahwa sudah cukup lama tidak bertemu dengan istri seorang duta besar di Damaskus. Oleh karena itu dirinya mengapresiasi setinggi-tingginya dukungan dan sikap politik Indonesia terhadap konflik di Suriah, terutama dengan kehadiran istri Duta Besar di negara akreditasi.

Di kesekmpatan yang sama, Asmaa juga mengatakan bahwa kehancuran Suriah diakibatkan oleh kelompok ekstrimis yang sama sekali tidak merepresentasikan nilai-nilai Islam. "Islam mengajarkan nilai-nilai toleransi bagi seluruh umat manusia, bukan hanya bagi Muslim," tegas istri Bashar al-Assad tersebut.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu diakhiri dengan harapan agar Suriah semakin aman dan membaik. Sehingga Dubes, staf, dan seluruh warga Indonesia dapat kembali bebas bergerak dan mengunjungi tempat wisata, seperti Aleppo, Homs, Palmyra, dan tempat-tempat eksotis lainnya di Suriah.
(esn)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Suriah vs Indonesia
Indonesia International...
Indonesia International Basketball Invitational : Indonesia Patriots Dihajar Suriah
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Berita Terkini
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
12 menit yang lalu
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
32 menit yang lalu
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
2 jam yang lalu
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
3 jam yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
6 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved