Sudah Setahun Berulah, ISIS Belum Bisa Ditumpas

Sabtu, 20 Juni 2015 - 17:23 WIB
Sudah Setahun Berulah,...
Sudah Setahun Berulah, ISIS Belum Bisa Ditumpas
A A A
MOSUL - Sudah setahun kelompok ISIS berdiri dan berulah di Irak dan Suriah. Namun, kelompok itu belum bisa ditumpas, bahkan oleh koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat (AS) sekalipun.

Para ahli mengatakan, ulah kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) bisa terulang untuk beberapa tahun yang akan datang. Kelompok yang dipimpin Abu Bakr al-Baghdadi, disebut-sebut telah mengalami kemunduran dalam beberapa bulan sejak keompok itu diproklamirkan.

Namun faktanya, kelompok ini terus mencetak kemenangan mengejutkan di sejumlah tempat. Salah satunya kota kuno Palmyra, Suriah.

“Kelompok ini beroperasi sebagai pemberontakan dan mungkin menyusut di satu wilayah tapi memperluas (pendudukan) di tempat lain,” kata Hassan Hassan, pakar dari program Timur Tengah dan Afrika Utara di Chatham House. ”Saya melihatnya (ISIS) ada dan aktif selama setidaknya satu dekade,” lanjut dia.

Ahli lainnya setuju dengan analisis itu. Charles Lister, pakar dari Brokings Doha Centre, berpendapat bahwa, gagasan “khilafah” dengan mengusung Baghdadi sebagai “khalifah” telah menjadi magnet bagi banyak orang.

”Gagasan tentang kekhalifahan pasti akan tetap memikat banyak anggota dan pendukung di seluruh dunia,” ujar Lister.

Keberhasilan ISIS juga didorong oleh berbagai faktor, termasuk sumber dana yang melimpah dan senjata. ”Ini masih jadi kelompok teroris terkaya di dunia, dengan pendapatan mingguan sekitar US$2 juta,” kata Patrick Johnston, seorang ilmuwan politik di kelompok studi Rand Corporation.

”Kunci mereka adalah pemerasan, perpajakan, dan penjualan barang-barang yang dijarah dari daerah yang mereka rebut,” lanjut Johnston, seperti dilansir AFP, Sabtu (20/6/2015).

AS yang memimpin koalisi internasional anti-ISIS selama ini hanya mengandalkan serangan udara. Washington belum berencana mengerahkan tentara darat untuk berperang langsung dengan ISIS. Pentagon bahkan memilih melatih tentara Irak untuk melawan ISIS.
(mas)
Berita Terkait
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serangan Simpatisan...
Serangan Simpatisan ISIS Tewaskan Jenderal Nigeria
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
ISIS Tingkatkan Pertempuran...
ISIS Tingkatkan Pertempuran di Sinai, Rumah Warga Jadi Jebakan Bom
Berita Terkini
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
9 menit yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
44 menit yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
1 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
3 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
4 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved