Rusia: Perdamaian Ukraina di Tangan Barat

Jum'at, 19 Juni 2015 - 21:33 WIB
Rusia: Perdamaian Ukraina...
Rusia: Perdamaian Ukraina di Tangan Barat
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, hanya Barat yang bisa menyelesaikan konflik di Ukraina. Menurutnya, pemerintah Ukraina saat ini hanya mau mendengarkan dan manut pada negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat (AS).

Berbicara kala membuka forum ekonomi internasional di St. Petersburgh, Putin menyerukan kepada Barat untuk segera menekan pemerintah Ukraina untuk segera mengimplemantasikan perjanjian Minks, yang merupakan dasar dari perdamaian di Ukraina.

Putin, dalam pidatonya seperti dilansir Reuters pada Jumat (19/6/2015) juga mengatakan, setiap peningkatakan situasi di Ukraina turut menjadi tanggung jawab Barat. Karena, dalam pandanganya, menurun atau meningkatnya situasi di Ukraina pasti ada campur tangan Barat di dalamnya.

Sementara itu, Putin turut mengatakan bahwa jika Barat mau menerapkan pengaruhnya kepada pemerintah Ukraina, maka mereka juga akan melakukan hal yang sama. Rusia, lanjut Putin akan turut menggunakan pengaruhnya untuk menekan sparatis di Ukraina timur.

Ketika kembali disinggung apakah Rusia mengirimkan senjata ke Ukraina, Putin menyatakan tidak ada. "Ketika keputusan politik sudah dibuat, maka tidak akan ada senjata di sana (Ukraina timur)," ucap Putin.
(esn)
Berita Terkait
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Putin: Ekonomi Rusia...
Putin: Ekonomi Rusia Ungguli Banyak Anggota G20 Meski Ada Sanksi
Rusia: Krisis Ukraina...
Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat
Apa yang Diinginkan...
Apa yang Diinginkan Putin dalam Mengakhiri Krisis Ukraina?
Putin: Krisis Ukraina...
Putin: Krisis Ukraina Disebabkan oleh Upaya Barat Pertahankan Hegemoni
Berita Terkini
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
1 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
2 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
2 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
3 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
5 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved