PBB Kecam Praktik Suap Australia

Minggu, 14 Juni 2015 - 17:07 WIB
PBB Kecam Praktik Suap...
PBB Kecam Praktik Suap Australia
A A A
SYDNEY - Direktur Regional UNHCR, James Lynch mengaku kecewa dengan langkah otoristas Australia yang menyuap kapten dan kru kapal pengungsi. Lynch mengatakan, Australia harusnya menangkap mereka, karena mereka adalah penyelundup manusia, bukan malah membayarnya.

"Kita perlu menindak penyelundupan dan perdagangan manusia, bukan membayar mereka. Menempatkan mereka di penjara bila memungkinkan, atau menuntut mereka," kata Lych dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir ABC pada Minggu (14/6/2015).

Namun, dirinya juga mengatakan di kesempatan yang sama pemerintah Australia harus memberikan jaminan keamanan dan keselamatan kepada para pengungsi, karena mereka adalah korban.

"Tapi pada saat yang sama melindungi para korban, dan dengan masing-masing negara dengan asumsi juga tanggung jawab dalam kaitannya dengan perlindungan pengungsi," sambungnya.

Sebelumnya, Lynch juga mengatakan bahwa pihaknya telah mendapati fakta bahwa Australia telah benar-benar melakukan aksi suap tersebut. Fakta tersebut didapat dari hasil wawancara dengan ke-65 pengungsi, dan juga kapten serta kru kapal tersebut.

"Kapal mereka diselamatkan oleh pihak Angkatan Laut (AL) Indonesia pada 31 Mei 2015. Kami telah mewawancarai 65 penumpang kapal dan mereka menyatakan para Anak Buah Kapal (ABK) menerima uang suap," katanya.
(esn)
Berita Terkait
Australia Serukan Penyelidikan...
Australia Serukan Penyelidikan Pandemi: Dunia Perlu Tahu Asal-usul Covid-19
Biden Dukung Jepang...
Biden Dukung Jepang Jadi Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB
Kowani Hadiri Sidang...
Kowani Hadiri Sidang CSW ke-67 di Markas PBB
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
5 Syarat Menjadi Sekjen...
5 Syarat Menjadi Sekjen PBB, Salah Satunya Memiliki Jaringan dan Pergaulan Internasional
4 Tugas Berat Sekjen...
4 Tugas Berat Sekjen PBB, dari CEO hingga Penjaga Perdamaian
Berita Terkini
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
14 menit yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
1 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
1 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
3 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
4 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
5 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved