Presiden Turki Tuntut Wartawan Whistleblower Bui Seumur Hidup

Kamis, 04 Juni 2015 - 15:13 WIB
Presiden Turki Tuntut...
Presiden Turki Tuntut Wartawan Whistleblower Bui Seumur Hidup
A A A
ANKARA - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menuntut penjara seumur hidup terhadap editor surat kabar yang menerbitkan foto dugaan penyelundupan senjata oleh intelijen Turki ke Suriah. Wartawan whistleblower itu menerbitkan artikel dan foto yang menunjukkan truk milik intelijen Turki (MIT).

Artikel dan foto itu diterbitkan surat kabar Cumhuriyet, beberapa hari sebelum Pemilu Parlemen Turki pada 7 Juni. Dalam laporannya media itu menulis bahwa Organisasi Intelijen Nasional Turki (MIT) telah membantu untuk mengirim senjata pada pemberontak untuk melawan rezim Presiden Bashar al-Assad.

Masih menurut artikel tertanggal 29 Mei itu, truk milik MIT dihentikan oleh jaksa dan polisi di provinsi Adana selatan. Foto-foto itu diambil pada bulan Januari 2014, tetapi wartawan tersebut tidak menjelaskan bagaimana dia memperoleh foto itu.

Erdogan mengatakan bahwa truk yang berhenti membawa bantuan untuk warga etnis Turki di Suriah, bukan membawa senjata. Surat kabar itu dikenal kritis terhadap Erdogan dan partainya, yakni Partai Keadilan dan Partai Pembangunan (AKP).

“Editornya, Bisa Dundar, menghadapi tuduhan yang mencakup kejahatan terhadap pemerintah dan memberikan informasi mengenai keamanan nasional,” tulis Reuters, dalam laporannya, yang dilansir Kamis (4/6/2015).


Reuters yang mengutip seorang jaksa dan saksi di pengadilan pada akhir Mei juga melaporkan bahwa, MIT telah membantu memask senjata kecil untuk wilayah Suriah yang dikuasai oleh pemberontak pada tahun 2013 dan 2014. Turki secara resmi menyatakan bahwa negara itu tidak memiliki jaringan terhadap pemberontak Suriah.

Namun, Pengacara Erdogan telah mengajukan tuduhan terhadap Dündar, bahwa data-data yang dimilikinya palsu. ”Dengan menerbitkan rekaman palsu dan informasi yang dibocorkan, (Dündar) telahh bergabung dengan tindakan anggota organisasi yang mencari truk dengan bukti palsu untuk membuat persepsi seakan-akan Republik Turki telah membantu organisasi teroris,” bunyi tuduhan pengacara Erdogan yang dilaporkan Hurriyet Daily News.
(mas)
Berita Terkait
Luluh Lantak Kota Kahramanmaras...
Luluh Lantak Kota Kahramanmaras di Turki Usai Diguncang Gempa Dahsyat
Menlu Suriah: Turki...
Menlu Suriah: Turki Harus Mundur dari Suriah, Akhiri Pendudukan Wilayah
Turki Peringatkan Suriah...
Turki Peringatkan Suriah Tak Langgar Gencatan Senjata
Guru dan Siswa Gelar...
Guru dan Siswa Gelar Salat Gaib untuk Korban Gempa Bumi Turki dan Suriah
Hancur Lebur Kota Hatay...
Hancur Lebur Kota Hatay Usai Dihantam Dahsyatnya Gempa Turki
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Berita Terkini
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
1 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
2 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
4 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
5 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
6 jam yang lalu
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved